Layaknya Tol, Jalan Provinsi Jawa Barat Diwacanakan KDM Berbayar

Jawa Barat207 Dilihat

Kota Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali mengeluarkan sebuah gagasan unik. Kali ini berkaitan dengan infrastruktur jalan.

Mulanya Dedi Mulyadi melontarkan keinginan menghapus pajak kendaraan bermotor, dan menggantinya dengan konsep jalan berbayar seperti tol.

Nantinya, setiap kendaraan yang melintasi jalan provinsi akan dikenakan tarif tertentu, layaknya pengendara menggunakan jalur tol.

Baca juga: Pedagang Hewan Kurban dari Magetan Tawarkan Puluhan Sapi Sehat di Bandung

“Kami ingin menghapus pajak kendaraan bermotor, diganti dengan jalan berbayar,” ucap KDM melalui video yang diunggah pada Selasa (12/5/2026) .

Rasa keadilan juga menjadi alasan KDM memunculkan gagasan jalan berbayar. Jika terealisasi, maka hanya mereka yang menggunakan jalan yang berkewajiban membayar.

Selain itu, besarnya pembayaran akan disesuaikan dengan beban kendaraan yang digunakan saat melintasi jalan berbayar.

Baca juga: Tegas, KDM Minta Kepala Daerah di Jabar Setop Pembangunan Perumahan dan Objek Wisata di Hutan

“Kemudian soal beban kendaraan yang melewati jalan, semakin berat kendaraannya, semakin tinggi kewajiban membayarnya,” sambungnya.

Dengan konsep jalan berbayar, lanjut KDM, rasa keadilan akan tercipta, karena hanya mereka yang sering menggnakan jalan tersebut yang membayar lebih banyak.

Berbeda dengan pajak kendaraan bermotor, dimana beban kewajiban dipukul rata antara kendaraan yang sering digunakan dengan yang jarang digunakan.

Baca juga: Terima Kunjungan Universitas Pakuan Bogor, Pangdam III Siliwangi Sampaikan Program inovatif Prajurit Bersekolah

“Keadilan juga akan terwujud dengan bahwa agar semua orang menggunakan jalan berdasarkan kebutuhan, tidak menggunakan jalan untuk hal-hal yang tidak penting,” ujarnya.

Dalam video tersebut KDM juga menegasakan bahwa pernyataan yang ia sampaikan baru sebatas gagasan. Seakan tak ingin gegabah, ia menyebut telah menyiapkan tim yang akan melakukan kajian.

Tim terdiri dari kalangan akademisi, pakar, serta sejumlah stakeholder yang memiliki keiginan yang sama.

Baca juga: Tetap Perkasa! Persib Libas Persija di Samarinda

“Ini baru gagasan, dan tim kajiannya sudah kami siapkan melibatkan para akademisi, para pakar, dan berbagai pihak yang memiliki kepentingan, kemauan dan kemampuan dalam membaca arah perkembangan jalan,” ujarnya

Wacana jalan berbayar juga ditegaskan KDM bisa terwujud jika  kondisi infrastruktur yang ada memliki kualitas sekelas jalan tol.

Tak hanya konturnya yang mulus, ia mengatakan jalan berbayar harus dilengkapi berbagai sarana keamanan, mulai dari CCTV, pos keamanan, PJU yang memadai, hingga menyiagakan mobil pemadam kebakaran, ambulans, serta tim medis.

Baca juga: Jadi Pemateri Diklatda HIPMI Jawa Barat, Irdam III Siliwangi Ingatkan Peran Pengusaha dalam Pertahanan Negara

“Apabila itu semua sudah terwujud, kami ingin menghapus pajak kendaraan bermotor, diganti dengan jalan berbayar,” pungkasnya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *