Jakarta – Sebanyak 1,8 juta kendaraan meninggalkan wilayah Jakarta Bogor Tangerang, Bekasi (Jabotabek) pada masa mudik Idulfitri 1447 Hijriyah.
Jumlah tersebut merupakan catatan dilapangan yang dilakukan PT Jasa Marga (Persero) hingga H-1 Lebaran 2026, atau Jumat (20/3/2026).
Dari 1,8 juta kendaraan tersebut terdistribusi ke berbagai arah dan tujuan mudik di jalur tol, bak menuju ke arah timur (trans Jawa dan Bandung), juga ke arah barat menuju Merak, dan arah selatan menuju Puncak Bogor.
Baca juga:Â Refleksi Idulfitri 1447 H, KDM Kritisi Pengelolaan Anggaran: Pemerintah Belum Hadir Maksimal
Jumlah distribusi ke berbagai arah tersebut memang variatif. Jumlah tertinggi adalah menuju ke arah timur melalui gate tol Cikampek Utama, yakni trans Jawa sebanyak 909.620 kendaraan, naik 64,5 persen.
Sedangkan menuju ke arah Bandung melalui gate yang sama berjumlah 328.379 kendaraan. Angka tersebut naik 3,8 persen dari lalu lintas normal.
Distribusi kendaraan pada arus mudik menuju Merak mencapai 465.840 kendaraan. Angka ini menunjukka adanya sedikit pemurunan dibanding lalu lintas normal, yakni sebesar 4,2 persen.
Baca juga:Â Prabowo Laksanakan Salat Id di Komplek Huntara Aceh Tamiang
Sementara menuju ke arah selatan (Puncak) melalui gate tol Ciawi, jumlah kendaraan mengalami peningkatan sebesar 0,1 persen, dengan jumlah mencapai 354.666 unit kendaraan.
Dari tiga jurusan penyebaran kendaraan dari Jabotabek sampai H-1 Lebaran 2026, seluruhnya berjumlah 1.810.134 unit.***(Heryana)































