Usai Hebohkan Publik Akibat Umroh Saat Bencana, Bupati Aceh Selatan Sampaikan Maaf

Nasional297 Dilihat

Kabupaten Aceh Selatan – Setelah ramai menjadi sorotan publik karena kepergiannya berangkat umroh di tengah bencana dahsyat menghantam daerahnya, Bupati Aceh Selatan Mirwan MS akhirnya muncul.

Melalui sebuah video yang diunggah di akun instagram pribadinya @h.mirwan_ms_official, sang Bupati menyampaikan permohonan maaf atas sikapnaya yang memilih umroh dibanding menangani bencana di daerah yang dipimpinnya.

“Saya H. Mirwan MS, selaku Bupati Aceh Selatan, dengan segala kerendahan hati, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan, keresahan, dan kekecewaan banyak pihak,” ucap Mirwan dalam videonya.

Baca juga: Didesak Copot Jabatan Bupati Aceh Selatan, Sekjen Gerindra: Bukan Domainnya Partai

Permohonan maaf itu ia tujukan kepada Presiden RI Prabowo Subianto, Mendagri Tito Karnavian, Gubernur Aceh Muzakir Manaf, serta seluruh masyarakat.

“Kami menyadari bawa kepergian kami di tengah musibah, menyita perhatian publik dan mengganggu stabilitas nasional,” sambungnya.

Dalam video yang diunggah pada Selasa (9/12/2025) itu, ia juga menyampaikan janjinya untuk menyelesaikan penanganan pasca banjir di Kabupaten aceh Selatan, Aceh.

Baca juga: Tinjau Banjir Dayeuhkolot, Wagub Jabar Sayangkan Masih Ada Tumpukan Sampah di Sungai

Ia juga mengatakan tak akan mengulangi hal serupa di kemudian hari. Hal itu, kata Mirwan, akan dilakukannnya untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.

“Kami berjanji akan terus bekerja, bertanggung jawab terhadap Kabupaten Aceh Selatan pasca banjir. Tetap bekerja keras untuk memulihkan kepercayaan publik,” kata Mirwan.

Nama Mirwan yang menjabat Bupati Aceh Selatan menjadi sorotan publik usai dirinya bersama keluarga memilih untuk berangkat ibadah umroh di tengah daerahnya dilanda musibah banjir yang sangat parah.

Baca juga: Lewati Penantian Panjang, Puluhan Pegawai Disdamkar Kabupaten Bandung Akhirnya Raih Status PPPK

Alih-alih memimpin penanganan bencana, Mirwan justru melayangkan surat penyataan tak sanggup menangani daerahnya dengan status tanggap darurat bencana.

Ia bersama keluarganya tetap pergi umroh meski permohnan izin berangkat ke Tanah Suci itu ditolak Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang dikenal dengan nama Mualem.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *