Perdibrofi Audiensi dengan Dirjen Vokasi Bahas Penguatan Pendidikan Broadcasting dan Film

Uncategorized32 Dilihat

Yogyakarta – Perkumpulan Pendidik Broadcasting dan Film Indonesia (Perdibrofi) mengadakan audiensi dengan Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, serta BBPPMPV Seni Budaya Yogyakarta, Sabtu (29/11).

Pertemuan membahas penguatan program pendidikan di bidang broadcasting dan film, serta pelaporan kegiatan Perdibrofi pada Public Presentation JAFF #20.

Audiensi dihadiri oleh Dirjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, Tatang Muttaqin, S.Sos., M.Ed., Ph.D., Kepala BBPPMPV Seni Budaya Yogyakarta, Masrukhan Budianto, S.H., M.M., beserta jajarannya.

Baca juga: Wali Kota Cimahi Nyatakan Optimis Efisiensi Tak Ganggu Progam Pemerintah Kota

Dari Perdibrofi hadir Pengurus Pusat, termasuk Ketua Umum Ta’nis Sholykhul Hady, S.Sos., serta beberapa ketua bidang dan perwakilan anggota dari berbagai SMK di Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Dirjen Vokasi dan Kepala BBPPMPV menyampaikan apresiasi terhadap kiprah Perdibrofi sebagai organisasi yang menghimpun para pendidik di bidang broadcasting dan film. Program-program Perdibrofi dinilai relevan dengan kebutuhan zaman.

Sementara Ketua Perdibrofi juga menyampaikan harapan adanya fasilitasi untuk kompetisi Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional bidang TV News Production, Festival Film Pelajar, pelatihan keterampilan guru, serta forum diskusi dengan pelaku industri.

Baca juga: Gegara Ini Purbaya Ancam Bekukan Ditjen Bea dan Cukai, 16.000 Pegawai Terancam Dirumahkan

Kepala BBPPMPV Seni Budaya juga mengungkapkan rasa bangganya karena Perdibrofi tumbuh dari lingkungan balai tersebut. Ia menyampaikan rencana pembangunan Studio Broadcasting dan Perfilman yang akan menjadi pusat kegiatan sekaligus Sekretariat Perdibrofi di Yogyakarta.

Selain itu, balai juga menyiapkan Laboratorium Editing Audio Visual yang diperuntukkan bagi pelatihan kompetensi dasar editing untuk para guru dan tenaga pendidik.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan industri kreatif dalam mencetak generasi muda yang kompeten di bidang penyiaran dan perfilman, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia.

Baca juga: Purbaya Beri Bea Cukai Waktu Setahun Perbaiki Kinerja, Ancam Pembekuan Menanti

Perdibrofi adalah organisasi profesional yang berdiri pada 2023 dan beranggotakan pendidik dari sekitar 200 SMK Program Keahlian Broadcasting dan Perfilman di seluruh Indonesia.

Organisasi ini mendorong peningkatan kompetensi guru serta penguatan ekosistem pendidikan vokasi di bidang penyiaran dan film.

Sumber: Humas Perdibrofi

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *