KDM Minta Izin Warga untuk Ubah Nama Masjid Tempat Solatkan Jenazah Kanaya

Jawa Barat35 Dilihat

Kabupaten Tasikmalaya – Dalam kondisi menahan air mata sedih di tempat pemakaman, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta izin kepada warga kampung kelahiran almarhumah Kanaya untuk mengubah nama mesjid tempat dosolatkannya vokalis MK9 (Emka) itu.

Dedi Mulyadi berharap warga sekitar mengizinkannya membangun masjid tersebut dan mengganti namanya menjadi Tajug Kanaya. Ide tersebut menurutnya merupakan tanda cinta dan sayang kepada almarhumah.

“Nanti setelah 40 hari (sejak pemakaman), masjid yang tadi jadi tempat disolatkannya almarhumah Kanaya, barangkali diizinkan oleh para tokoh masyarakat dan Ketua DKM, mau saya bangun masjid, namanya Tajug Kanaya,” kata Dedi Mulyadi sambil menahan tangis.

Baca juga: Kanaya Tutup Usia, Dedi Mulyadi: Purnama Kini Bukan Lagi Sekadar Dirindu

Di atas pusara, KDM menyampaikan cerita singkat sosok Kanaya yang semakin dikenal publik ketika mebawakan lagu berjudul “Rindu Purnama” ciptaan Gubernur Jawa Barat itu.

Almarhumah Kanaya mulai bergabung bersama grup musik MK9 asuhan KDM sejak 2019. Sejak itu pula, dirinya bersama grup musik tersebut kerap mengiringi setiap kegiatan KDM.

“Teh Kanaya nyarengan sim kuring warsih 2019, waktos sim kuring teu aya nu nyarengan. Anjeuna nu kersa nyarengan ngagalandengkeun karya-karya simkuring”.

Baca juga: Serahkan Ratusan Becak Listrik Bantuan Prabowo Subianto, Bupati Bandung: Jangan Diperjualbelikan

“Teh Kanaya membersamai saya tahun 2019, saat saya tidak ada yang menemani. Dia yang mau menemani dan menyanyikan karya-karya saya,” ungkapnya.

Banyaknya kegiatan KDM bersama Kanaya dan MK9 membuatnya tak ingat berapa tempat yang sudah dikunjungi di tatar Jawa Barat bahkan hingga pulau Papua. Untuk itu ia berterima kasih kepada orang tua dan saudara almarhumah yang sudah mengizinkan almarhumah bekerja.

Begitu pentingnya sosok Kanaya bagi KDM, sehingga ia menyebut perempuan asal Tasikmalaya itu sebagai spirit bagi dirinya dalam menunaikan bakti kepada negeri sejak dirinya selesai jadi Bupati Purwakarta, hingga menjadi Anggota DPR, dan kini menjadi Gubernur.

Baca juga: Regulasi Penanganan Sampah dan Ketertiban Umum Dibahas Sebagai Perda Prakarasa DPRD Kota Cimahi

Dari perjalanan yang lama dan cukup panjang itu, KDM mengatakan jika setiap honor kanaya selalu ia simpan, sebagai persiapan manakala suatu saat dana tersebut benar-benar dibutuhkan.

“Oleh karena itu, saya mau menyerahkan rejeki Kanaya yang selama ini tak pernah saya berikan langsung, saya simpan hingga nilainya Rp400 juta, semoga bermanfaat buat ibunya dan keluarganya,” kata KDM.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *