Bupati Bandung Sebut Optimalkan PAD Dampak TKD Kurang Satu Triliun

Bandung Raya710 Dilihat

Kabupaten Bandung – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengungkapkan langkah yang sedang dilakukannya untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Bandung.

Langkah optimalisasai PAD dilakukan Pemkab Bandung kata Dadang Supriatna dilatarbelakangi dana TKD (transfer ke daaerah) dari pemerintah pusat berkurang hingga Rp1 triliun.

Namun pengurangan TKD menurutnya tak akan mengurangi dan menghentikan komitmennya untuk tetap memberikan insentif guru ngaji di Kabupaten Bandung.

Baca juga: Wali Kota Bandung Cermati Transisi Desil, Lindungi Hak Masyarakat

Pernyataan tersebut disampaikan Dadang Supriatna dalam sambutannya di acara Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW dan Tasyakur HUT ke-81 RI tingkat Kabupaten Bandung, yang digelar di Dome Balerame, Soreang, Selasa (25/8/2026).

“Walaupun TKD kita kurang Rp1 triliun, tapi insentif guru ngaji Rp109 miliar tetap dilanjutkan,” kata Dadang.

Insentif guru ngaji katanya merupakan bentuk komitmen Pemkab Bandung memberikan perhatian terhadap para guru ngaji yang ada di daerahnya, dengan tujuan menambah motivasi mereka.

Baca juga: KDM Pastikan Enam ABK Asal Jabar Terdampar di Fiji Kembali ke Indonesia Akhir Agustus

Dalam kesempatan itu, ia juga berpesan kepada guru ngaji untuk tetap fokus membina dan membangun karakter anak-anak agar memiliki akhlak yang mulia

“Harapannya, anak-anak kita bisa meraih kecerdasan dibarengi dengan akhlak yang baik. Karena tanpa agama tak akan menjadi orang berakhlak,” ujarnya.

Lewat momentum peringatan Maulid Nabi, dirinya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bandung yang mayoritas beragama Islam untuk selalu meneladani akhlak Rasulullah SAW.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *