Terungkap! Hilangnya Kepercayaan Masyarakat Latarbelakangi Rencana Rebranding RSUD Cibabat

Bandung Raya60 Dilihat

Kota Cimahi – Wali Kota Cimahi Ngatiyana membeberkan alasan munculnya rencana rebranding RSUD Cibabat dengan nama baru menjadi RSUD Wijaya Mulya.

Rencana rebranding (perantian nama) menurut Ngatiyana muncul saat dirinya melakukan ground breaking (peletakan batu pertama) pembangunan unit darah di RS milik Pemkot Cimahi itu.

Saat itu kata Ngatinyana, dirinya bersama Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira memperhatikan pelayanan RSUD Cibabat membuat masyarakat takut. Bahkan dirinya menganalisa jika pelayanan RS tersebut kurang maksimal.

Baca juga: Soal Proses Rebranding RSUD Cibabat, Ngatiyana Sebut Masih Panjang dan Perlu Persetujuan DPRD

“Ini dibuktikan juga dengan saat itu ada pasien-pasien dari luar juga memperhitungkan untuk berobat di RS Cibabat. Termasuk ASN di Kota Cimahi rata-rata kalau opname dilaksanakan di luar RS Cibabat,” ungkap Ngatiyana dalam jumpa pers, Senin (27/7/2026).

Atas hasil analisa tersebut, lanjut Ngatiyana, dirinya mulai berpikir keras mencari cara agar bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan RSUD Cibabat.

Penggantian nama pun menurutnya terpikirkan untuk mengalihkan pemikiran buruk masyarakat untuk tak lagi mengakses layanan. Harapannya, nama baru dapat membuat citra yang lebih baik dari RS yang berlokasi di jalan nasional itu.

Baca juga: Usai Pengunduran Diri Gubernur BI, Mensesneg: Segera Terbit Keppres Pemberhentian dengan Hormat

“Yang kedua, nama Cibabat itu kan kelurahan, sedangkan kita ini adalah Kota. Ingat, Polres Cimahi dulunya juga Polres Cibabat dan berubah menjadi Polres Cimahi,” ujarnya.

Dua hal tersebut menurutnya menjadi dasar pertimbangan kuat sehingga muncul gagasan untuk melakukan rebranding RSUD Cibabat yang sudah mulai digarap proses kajiannya sejak empat bulan terakhir.

“Nah, apakah bisa dan tidak menyalahi aturan apabila RS ini berubah nama untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat, agar pelayanan ini lebih bagus ke depannya dengan tidak trauma dengan nama Cibabat,” kata Ngatiyana.

Baca juga: Muncul Isu Calon Wali Kota Cimahi 2029, Tokoh: Tak Cukup Hanya Bermodal Legitimasi Parpol

Namun ia menegaskan bahwa proses yang dsaat ini dijalani baru pada tahap awal. Berkaca pada pengalaman di daerah lain seperti Sumedang, proses rebranding setidaknya membutuhkan waktu hingga 1,5 tahun.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *