KDM Siapkan Hadiah 250 Juta Bagi Warga yang Menemukan Taufik Hidayat, Pelaku Penganiayaan Sadis

Jawa Barat53 Dilihat

Kota Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku geram dengan perbuatan sadis Taufik Hidayat, menyekap dan menganiaya kekasihnya Y (29), di sebuah tempat kost di Kabupaten Bandung.

Kekesalannya terhadap Taufik Hidayat membuat Dedi Muyadi menyediakan hadiah Rp250 juta. Uang tersebut akan ia berikan kepada siapapun, termasuk warga yang berhasil menemukan atau mengabarkan keberadaan pelaku.

Melalui video yang diunggah di media sosial pada Selasa (23/6/2026) pagi, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM itu mengumumkan sayembara tersebut.

Baca juga: Komisi III DPR Minta Polisi Segera Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penganiayaan di Bandung

“Siapa yang bisa menemukan Taufik hidayat, menyerahannya kepada aparat atau menginformasikan kepada aparat keberadaannya, saya memberikan hadiah Rp250 juta sebagai bentuk partisipasi saya, agar Taufik Hidayat segera ditemukan dan ditangkap,” ucapnya.

Dalam video tersebut ia menegaskan bahwa dirinya yakin pihak Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat dapat segera menangkap pelaku penyekapan dan penganiayaan tersebut.

Soal hadiah yang dijanjikan, KDM menyebut hal itu merupakan upaya dirinya membuat peluang kepada seluruh masyarakat sebagai bentuk partisipasi atas upaya penangkapan pelaku.

Baca juga: Kemacetan Jadi Sorotan Wagub Jabar di HUT Kota Cimahi: Meningkatkan Stres Warga dan Polusi Udara

“Mari kita bersama terus, menangkap saudara Taufik Hidayat “si biadab” ini. Dan kepada seluruh warga mari kita sama-sama mencarinya,” ajaknya.

KDM mengaku sangat prihatin dengan kondisi korban yang kini masih menjalani perawatan di RS Hasan Sadikin, Kota Bandung, setelah tiga tahun disekap dan dianiaya sang kekasih.

Sebalumnya Gubernur Jawa Barat itu sempat berbincang bersama salah seorang keluarga korban. Ia bahkan sempat melihat kondisi korban di RSHS.

Baca juga: Memahami Stunting Kognitif dan Manfaat Pangan Lokal Dukung Perkembangan Otak

“Ada peristiwa yang biadab terjadi di Jawa Barat. Seorang perempuan yang dipacari, disekap, dianiaya, dicacatkan kedua matanya hingga tidak bisa melihat lagi dan bibirnya mungkin digunting sampai saya tidak tega melihatnya,” ungkapnya.

Kasus tersebut mulai terungkap setelah keuarga korban menerima telepon dari seseorang yang mengatakan jika korban tengah dirawat di RSHS.

Kabar tersebut merupakan kali pertama yang didapatkan keluarga, setelah hampir tiga tahun korban dinyatakan hilang.

Baca juga: Tak Sekedar Seremonial, Ngatiyana Sebut Upacara HUT Kota Cimahi Bentuk Penghormatan pada Pejuang Otda

Kini, Polisi masih memburu Taufik Hidayat, pria asal Nagreg, Kabupaten Bandung, yang diduga kuat sebagai pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap perempuan yang dipacarinya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *