Estimasi TPPAS Legok Nangka Selesai 2029, Sekda Jabar: Fokus Pengelolaan Sampah Jangka Menengah

Jawa Barat178 Dilihat

Kabupaten Bandung – Penantian panjang TPPAS Legok Nangka menjadi solusi persoalan sampah yang hampir meredup, kini terbuka kembali usai Sekda Jabar Herman Suryatman memberikan keterangan.

Saat memimpin pembersihan sampah di Pasar Baleendah, Kabupaten Bandung, Kamis (30/4/2026), Herman menjelaskan sejumlah progres TPPAS Legok Nangka.

“Saat ini Legoknangka sedang berproses perjanjian jual beli antara PLN dengan Jabar Environmental Solusion, pengelolanya nanti, sudah ditandatangani,” ungkapnya.

Baca juga: Sekda Jabar Ingatkan Pentingnya Kelola Sampah di Hulu, Tak Ada Alternatif Saat TPA Sarimukti Penuh

Perjanjian jual beli yang dimaksud Herman adalah energi listrik hasil dari pengolahan sampah di TPPAS (Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah) Legok Nangka nantinya.

Seperti pernah diungkapkannya beberapa waktu lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar akan mengatasi sampah di TPA melalui pendekatan teknologi.

Baik sampah di TPPAS Legok Nangka maupun di TPA Sarimukti nantinya akan diolah menjadi energi listrik atau sederhanya menjadi PLTSa (Pembangit Listrik Tenaga Sampah).

Baca juga: Pemprov Bantu Pemkab Selesaikan Sampah Pasar Baleendah, Sekda Jabar: Setelah Ini Harus Mandiri

“Sarimukti juga kita kembangkan waste to energy, kemudian di Legok Nangka juga sama pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa),” jelasnya.

Progres lain dari proyek TPA Legok Nangka, kata Herman, adalah surat dari kementerian Energi dan sumber Daya Mineral (ESDM) yang juga sudah turun.

Soal biaya pembangunan TPA yang berlokasi di Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung itu, disebut akan segera selesai, sehingga dirinya optimis pembangunan akan segera terealisasi.

Baca juga: Pangdam III Siliwangi Dukung Penuh HUT Resimen Mahasiswa Mahawarman Jawa Barat

“Surat dari Kementerian ESDM sudah turun, sebentar lagi financial close, dan mudah-mudahan akhir tahun ini sudah bisa groundbreaking,” lanjut Herman.

Namun, proses yang disebutkan Sekda Jabar itu masih memerlukan waktu yang lumayan panjang. Menurutnya, jika pembangunan dimulai tahun ini, maka estimasi selesai pada 2029.

“Kalau bisa groundbreaking berarti langsung infrastruktur akan mulai berjalan. Mudah-mudahan 2029 selesai,” harapnya.

Baca juga: Ribuan Buruh Kabupaten Bandung Siap Meluncur ke Jakarta Rayakan May Day Fiesta

Herman bilang, yang menjadi fokus saat ini adalah solusi jangka menengah penyelesaian sampah yang kian hari tak terbendung jumlahnya.

Selama menanti selesainya pembangunan TPPAS Legok Nangka kurang lebih tiga tahun, perlu dirumuskan tata kelola sampah yang baik, tanpa hanya mengandalkan TPA Sarimukti.

“Kalau sampahnya tidak terukur, Sarimukti akan penuh, kalau sudah penuh kita tidak punya alternatif,” ujarnya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *