Kota Bandung – Ada hal menarik dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di momen hari raya Idulfitri 1447 Hijriyah, yakni soal kritik dirinya terhadap pengelolaan anggaran.
Dedi Mulyadi menilai, pengelolaan anggaran hingga kini masih belum sepenuhnya berpihak pada rakyat. Hal tersebut disampaikannya mengingat masih banyak pungutan yang membebani masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi sempat mengungkapkan masih adanya pungutan, padahal masyarakat juga sudah memiliki kewajiban membayar pajak. Salah satu jenis pungutan yang disebut KDM adah iuran di tingkat RT dan kegiatan sosial.
Baca juga:Â Prabowo Laksanakan Salat Id di Komplek Huntara Aceh Tamiang
“Pertanyaannya, dengan begitu banyak pungutan, apakah kita sudah lebih sejahtera dari negara lain?,” tanya KDM usai Salat Id di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (21/3/2026).
Lebih lanjut ia menyinggung soal efisiensi dan realokasi anggaran. Menurutnya, jika hal tersebut dilaksanakan dengan semestinya, yakni berfokus pada kebutuhan dasar masyarakat, maka justru akan menjadi kunci.
Pada momen Idulfitri kali ini, KDM juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Jawa Barat. Dirinya merasa belum maksimal memimpin provinsi dengan populasi lebih dari 50 juta penduduk itu.
Baca juga:Â Polisi Sebut Harga Bahan Pokok di Cimahi dan Bandung Barat Stabil Jelang Lebaran 2026
Ia mengakui masih ada sejumlah pembangunan infrastruktur seperti jalan, serta pelayanan kesehatan dan pendidikan yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat.
“Masih ada jalan rusak di pelosok desa, rumah bocor saat hujan, hingga masyarakat yang kesulitan berobat karena BPJS tidak aktif,” ungkap KDM.
Demikian halnya dengan pendidikan. KDM menyebut masih ada anak-anak usia sekolah di Jawa Barat yang belum bisa mendapat pendidikan yang layak.
Baca juga:Â Tiga Pelaku Pembobol Rumah Ditinggal Mudik Ditangkap Satreskrim Polres Cimahi
“Seharusnya hal-hal seperti itu tidak terjadi jika anggaran dikelola dengan sungguh-sungguh dan kepentingan rakyat menjadi prioritas utama,” katanya.
Namun, kepada masyarakat dan jamaah salat Id KDM berjanji akan terus melakukan evaluasi. Dalam sambutannya itu juga, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga Jabar yang taat membayar pajak.
“Kepercayaan masyarakat harus dijawab dengan pelayanan yang maksimal,” ucapnya.***(Heryana)































