Kabupaten Bandung – Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Bandung bersama Polsek Pacet, Polresta Bandung serta Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) berhasil menangkap seekor macan tutul yang berkeliaran di permukiman warga.
Laporan adanya macan tutul diterima Kapolsek Pacet AKP Asep Mulia Warga Santosa pada Kamis (5/2/2026) pukul 09.45 WIB, dari warga di Kampung Maruyung RT 04 RW 11, Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung.
Laporan tersebut ditindaklanjuti dengan menerjunkan sejumlah personel Polsek Pacet dibantu Disdamkar menuju lokasi berasalnya laporan dan tempat berkeliaran macan tutul.
“Selanjutnya para petugas gabungan segera melakukan sterilisasi sekitar keberadaan macan tutul sampai macan itu terjepit di pagar besi,” tulis Disdamkar dalam laporannya.
Seperti pada video yang tersebar di media sosial, macan tutul sepanjang tiga meter dengan bobot 50 kilogram itu berhasil ditangkap para petugas yang dibantu sejumlah warga pada pukul 10.30 WIB.
“Setelah diikat, satwa dilindungi tersebut dibawa ke salah satu ruangan kosong di Mapolsek Pacet hingga pihak BKSDA membius dan membawanya dalam kondisi hidup,” lanjutnya.
Baca juga: Ratusan Produk Kerajinan Berkualitas dari Jawa Barat Nongkrong di Inacraft 2026
Penangkapan melibatkan Polsek Pacet yang mengerahkan enam personel, didukung satu anggota Koramil Pacet, empat personel Damkar, satu orang FK3I Jabar, satu orang Tagana, tiga orang Satpol PP, serta enam anggota Linmas.
Keberadaan macan tutul yang berkeliaran menimbulkan ketakutan diantara warga. Bahkan tiga orang warga dikabarkan mengalami serangan hingga menyebabkan luka gigitan pada bagian lengan.
Ketiga korban diantaranya Imron Rosadi (38) dan Ujang Anis (42) yang hendak menuju warung mengalami luka setelah diterkam dan digigit. Korban lainnya Dede Juheri (44) warga kampung Butul Girang yang juga mengalami kejadian serupa.
Baca juga: Empat Hari Pencarian, Wanita Hanyut di Sungai Cijagra Ditemukan di Kolong Jembatan BBS
Peristiwa adanya maan tutul yang berkeliaran masih dalam penyelidikan Polsek Pacet dengan berkoordinasi bersama berbagai stakeholders.***(Heryana)


























