OTT Beruntun, KPK Comot Dua Kepala Daerah Dalam Sehari

Nasional104 Dilihat

Jakarta – Dua kepala daerah, yakni Bupati Pati Sudewo dan Wali Kota Madiun Maidi ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang berlangsung pada Senin (19/1/2026).

Meski belum dijelaskan ihwal kasus yang membuat penangkapan Bupati Pati Sudewo terjadi, namun KPK menyebut sudah melakukan pemeriksaan intensif yang dilakuka di Mapolres Kudus, Jawa Tengah, sebelum akhirya digiring ke Gedung KPK di Jakarta.

Publik mungkin masih ingat dengan Bupati Pati Sudewo yang sempat viral didemo ribuan warganya atas kebijakan kontroversinya menaikan besaran pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen.

Baca juga: DPR Tegaskan Tak Ada Perubahan Mekanisme Pilkada: Belum Ada Rencana Pembahasan

Dari informasi yang dihmpn,Sudewo juga pernah berurusan dan diperiksa KPK terkait proyek pembangunan jalur kereta api beberapa waktu lalu. Kini, KPK benar-benar menangkap dan menggringnya ke Gedung Merah Putih.

Sementara Sudewo sedang diperiksa, di hari yang sama kabar OTT juga kembali muncul. Kali ini yang terjaring adalah Wali Kota Madiun Maidi, bersama 14 orang lainnya.

Maidi menjalani pemeriksaan di Mapolres Madiun Jawa Timur pada Senin (19/1/2026). Ia ditangkap melalui OTT KPK usai diduga terlibat dalam kasus fee proyek dan dana CSR.

Baca juga: Tunawisma Meningkat Saat Libur, Dinsos Kota Bandung Imbau Warga Tak Beri Sumbangan di Jalan

Soal pemeriksaan Maidi oleh tim penyidik KPK di Mapolres Madiun juga dibenarkan oleh Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara.

“Iya tadi sekitar pukul 08.30 WIB ada dari pihak KPK mendatangi Polres Madiun dalam rangka pemeriksaaan. Tetapi untuk teknis pelaksanaannya kami kurang paham, dan saat ini sudah meninggalkan polres Madiun,” kata Kemas.

Dalam keterangan sementara, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut telah mengamankan sejumlah barang bukti dari kasus yang menjerat Maidi, termasuk uang ratusan juta rupiah.

Baca juga: Ketika Upaya Pemenuhan Jumlah Tenaga Pendidik Kabupaten Bandung Dihadapkan pada Ketersediaan Anggaran

Hanya saja belum ada keterangan lengkap yang disampaikan komisi anti rasuah itu, termasuk jumlah pasti barang bukti yang diamankan, waktu kasus itu terjadi, serta siapa saja belasan orang yang diduga terlibat dan turut diamankan.

Menurut Budi Prasetyo, sembilan orang diamankan dalam kasus OTT Madiun, sedangkan 6 orang lainnya masih belum dibutuhkan untuk pemeriksaan yang akan dilakukan di Gedung Merah Putih, Jakarta.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *