Kota Bandung – Tingginya jumlah kunjungan wisatawan ke Bandung Zoo pada masa libur Natal 2025 dan tahun baru 2026 (libur Nataru), membuat manajemen harus memperketat aturan, terutama berkaitan dengan keamanan dan kesehatan satwa.
Humas Bandung Zoo Sulhan Syafi’i menuturkan, pihaknya kini menutup kegiatan feeding (pemberian pakan) secara langsung oleh pengunjung dan wisatawan.
“Untuk menjaga ketertiban, memang semua feeding kita tutup. Kalau normal kan ada pemberian makan misalnya untuk gajah, binturong, rusa, jerapah, dan burung-burung,” kata Sulhan Syafi’i yang akrab disapa Kang Aan.
Baca juga: Bebas Tiket Masuk Sebabkan Pengunjung Bandung Zoo Membeludak Samai Libur Lebaran
Kebijakan penutupan aktivitas feeding oleh pengunjung, kata Aan, diterapkan untuk menjaga suasana Bandung Zoo tetap tertib, terlebih di saat pengunjung dibebaskan dari tarif tiket masuk alias gratis yang menyebabkan kunjungan membeludak.
“Karena tahap awal, ketika tidak mencegat mereka yang berdonasi di pintu, mereka membawa kresek sayuran itu ke satwa. Maka kita cegah di pintu, dan bagi yang berdonasi silakan taruh di boks, itu lebih aman,” ungkapnya.
“Setiap donasi makanan, selalu kita sortir terlebih dahulu. Kemarin ada sebuah supermarket mengirim 20 karung potongan ayam, kita sortir dulu buat buaya yang mana, buat karnivor lain yang mana, tentu kami ucapkan terima kasih,” sambungnya.
Baca juga: Sambut Tahun Baru, Polres Cimahi Sampaikan Laporan Kinerja Sepanjang 2025
Selain kepada pengunjung dan masyarakat yang peduli berdonasi, atas nama manajemen Bandung Zoo Aan juga menyampaikan terima kasih kepada sejumlah kebun binatang di Indonesia yang selalu memberikan bantuan biaya perawatan satwa.
Pembatasan juga dilakukan manajemen untuk mencegah over load pengunjung di saat masih bebas tiket masuk. Hanya saja diakui Aan, tingginya antusiasme pengunjung membuat pembatasan hanya bisa dilakukan pada jam operasional.
“Kalau jumlah pengunjung sulit kita batasi, karena ada yang jauh-jauh datang dari luar kota, jadi terbayang kalau sudah sampai sini tidak boleh masuk, kasihan,” ujarnya.
Baca juga: Pencarian Selesai, Longsor Jatinangor Tewaskan Empat Pekerja Bangunan
Saat ini manajemen memberlakukan jam operasional Bandung Zoo dari pukul 09.00-14.00 WIB. Khusus di masa libur Nataru ini, pihaknya membuka satu jam lebih awal, yakni pukul 08.00 WIB.
“Karena pengunjung yang antri di parkiran dan gerbang itu sudah membeludak, jam 8 kita bukanya lebih cepat karena kita tidak mau terjadi saling dorong di gerbang,” tutur Aan.
Pembatasan jam buka menurut Aan menjadi salah satu cara terbaik yang bsa dilakukan pihaknya saat ini untuk mencegah membeludaknya wisatawan ke objek wisata ikonik di Kota Bandung itu.***(Heryana)

























