Wakilnya Ditangkap KPK, Yassierli Singgung Pakta Integritas Pegawai di Kemnaker

Nasional243 Dilihat

Jakarta – Ditangkapnya Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disebut Menaker Yassierli sebagai sebuah pukulan.

Dalam konferensi pers di Kantor Kemnaker, Kamis (21/8/2025) sore, Menaker Yassierli memberikan sejumlah penjelasan terkait sikapnya atas penangkapan Immanuel Ebeezer oleh KPK.

Yassierli mengaku prihatin dan menyayangkan peristiwa penangkapan Immanuel Ebenezer atau yang dikenal akrab disapa Noel oleh KPK, atas dugaan praktik pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

Baca juga: Masuk Zona Merah Sesar Lembang, Begini Skenario Mitigasi Bencana Gempa Kota Cimahi

Namun dirinya memastikan tetap mendukung penuh langkah-langkah hukum yang dilakukan komisi anti rasuah itu.

“Saya menghormati proses hukum yang sedang dijalani KPK dan mendukung berbagai langkah KPK dalam melakukan penindakan pelaku korupsi,” kata Yassierli.

Dikatakannya, peristiwa penangkapan wakilnya itu merupakan pukulan berat bagi kementerian yang dipimpinnya itu, dimana dalam 10 bulan terakhir sejak dirinya dilantik, Kemnaker tengah melakukan berbagai perbaikan.

Baca juga: Ramai Kabar Wakil Menteri Ketenagakerjaan Diduga Ditangkap KPK dalam OTT

“Dalam 10 bulan terakhir saya sedang melakukan banyak pembenahan dan penataan, khususnya terkait dengan integritas, profesioalisme, dan perbaikan layanan,” ungkapnya.

Dirinya menegaskan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto bahwa tidak ada toleransi bagi pelaku korup, sehingga dirinya mengaku telah meminta seluruh jajaran di Kemnaker untuk menandatangani pakta integritas.

Dalam pakta integritas tersebut bahkan tertuang pernyataan bahwa siapapun di Kemnaker akan siap dicopot dari jabatannya jika terbukti melakukan perilaku koruptif.

Baca juga: Kisah Ketua DPRD Kota Cimahi dalam Pertempuran Empat Hari Empat Malam

Dirinya juga menyinggung terkait sertifikasi K3, sesuai ihwal alasan dugaan korupsi yang menjerat Wamenaker Immanuel Ebenezer. Menurutnya, dalam proses sertifikasi tersebut juga telah ditandatangani pakta integritas bersama perusahaan jasa K3.

“Kami sudah melaksanakan pakta integritas, bahkan dengan total hampir 1.000 perusahaan jasa K3 di Indonesia,” imbuhnya.

Upaya antisipatif juga diakui Yassierli dengan melakukan rotasi terhadap seluruh pegawai Kemnaker yang sudah empat tahun berada pada jabatan yang sama, selain juga melakukan upaya perbaikan layanan yang lebih transparan dan akuntabel.

Baca juga: Hanya Tiga Jam 10 Ton Beras Ludes Terjual Lewat Gerakan Pangan Murah Polsek Majalaya

“Saya berharap, ke depan tidak ada lagi insan Kemnaker yang terlibat praktek korupsi atau penyimpangan dalam bentuk apapun,” tutupnya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *