Pemerintah Sebut Separuh Dari 182 Sekolah Rakyat Miliki Gedung Permanen

Nasional176 Dilihat

Kabupaten Bandung – Sekolah Rakyat yang merupakan salah satu program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto terus berprogres positif dengan bertambahnya jumlah gedung permanen khusus.

Dalam kunjungannya ke Kabupaten Bandung, Menteri Sosial (Mensos RI) Saifullah Yusuf mengatakan saat ini sudah ada 182 titik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 93 di antaranya sudah memiliki gedung permanen.

“Di Sekolah Rakyat memadukan pendekatan rehabilitasi, edukasi dan pemberdayaan sosial. Ini adalah bagian dari program strategis Bapak Presiden prabowo yang ingin menjangkau mereka yang selama ini belum terbawa dalam proses pembangunan,” ungkap Gus Ipul, Selasa (20/10/2026).

Terkait gedung pemanen untuk Sekolah Rakyat (SR) Gus Ipul menyebut saat ini separuh dari jumlah titik di Indonesia sudah memilikinya, termasuk di Kabupaten Bandung yang berdiri di Kecamatan Soreang.

“Kita bersyukur sekarang sudah ada 44.000 lebih siswa seluruh Indonesia berada di 182 titik penyelenggaraan Sekolah Rakyat, 93 di antaranya sudah menggunakan gedung permanen seperti ini,” kata Gus Ipul.

Membangun gedung permanen sekolah rakyat kata dia memerlukan waktu dan tahapan. Waktu yang tak sedikit terutama dibutuhkan pada penyediaan lahan yang menjadi tugas dari pemerintah daerah.

Setiap daerah setidaknya harus menyediakan lahan antara 7-8 hektare untuk satu gedung SR dengan jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA. Luasnya lahan dibutuhkan untuk membuat fasilitas yang lengkap.

“Daerah perlu waktu untuk menyediakan antara 7-8 hektare. Kalau delapan hektare akan dapat lapangannya lapangan bola standar FIFA, tapi kalau 7 hektare lapangannya mini soccer,” jelasnya.

Menurut Gus Ipul, setiap kabupaten/kota diarahkan untuk memiliki satu gedung permanen Sekolah Rakyat. Sehingga dalam kurun waktu 3-4 tahun ke depan tersedia 500 permanen SR di seluruh Indonesia.

“Dengan 500 gedung permanen seperti ini di seluruh Indonesia bisa menampung hingga lebih dari satu juta siswa, kalau diasumsikan satu gedung permanen bisa menampung 2.000 siswa untuk tingkat SD, SMP, dan SMA,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Mensos RI juga sempat menyinggung fasilitas laptop untuk setap siswa SR. Hingga kini pemerintah menurutnya sudah mendistribusikan 15.000 unit laptop untuk para siswa. Tahun ini pihaknya menyediakan 30.000 unit tambahan.***(BS)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *