Apa Kabar Teras Cihampelas? Ini Yang Akan Dilakukan Dedi Mulyadi di 2027

Jawa Barat19 Dilihat

Kota Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan akan menata ulang kawasan Cihampelas, Kota Bandung pada 2027 mendatang. Hal itu diungkapkannya saat berada di Teras Cihampelas, Senin (7/9/2026).

Dedi mengatakan bahwa teras Cihampelas beserta jalan Cihampelas telah diserahkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

“Saya lagi di Teras Cihampelas, kebetulan bangunan ini sekarang diserahkan Pemkot Bandung kepada Pemprov Jawa Barat, termasuk jalannya,” kata Dedi Muyadi (KDM).

Baca juga: Pesan Ketua JWI Jawa Barat Agar Anggota Kedepankan Etik Saat Laksanakan Tugas Jurnalistik

Dengan kewenangan yang dimiliki, Pemprov Jabar menurutnya akan segera menata ulang kawasan Cihampelas, termasuk membongkar Teras Cihampelas yang sedianya dibangun untuk menampung para PKL di kawasan tersebut.

Meski belum secara detail memberikan gambaran penataan yang akan dilakukan, KDM mengatakan kawasan Cihampelas akan dibuat lebih nyaman bagi warga dan wisatawan yang berkunjung.

“Nanti Cihampelas 2027 kita tata kembali menjadi teras. Teras itu trotoar, ada tempat duduknya, ada lampu penerangan jalannya yang terang, sehingga hilir mudik orang belanja di sini nyaman,” ujarnya.

Baca juga: Surati DPRD Bandung Barat, Warga Desa Ciburuy Harap Dukungan Reaktivasi Tersier Air

Sebelum diserahkan kepada Pemprov Jabar, KDM sempat memberi saran kepada Wali Kota Bandung Muhammad Farhan agar teras Cihampelas yang menutupi ruas jalan Cihampelas itu dibongkar.

Alih-alih pembongkaran dilakukan, Pemkot Bandung justru menyerahkan pengelolaan dan hibah aset teras dan jalan Cihampelas kepada Pemprov Jabar pada 29 Juli 2026 lalu.

“Sekarang jalannya sudah tutup, dulu mah disini ada counter-counter yang dibikin nyeni,” ujar KDM saat berbincang dengan salah seorang PKL.

Baca juga: Lewat Defend ID Peduli Bencana, PTDI Salurkan Bantuan Bagi Warga NTT

Dalam perbincangan tersebut, ia mendapatan informasi jika saat ini masih terdapat 15 pedagang (PKL) yang aktif berjualan dan bertahan. Kepada mereka, KDM berjanji akan memberikan solusi terbaik ketika penataan kawasan wisata belanja itu dilakukan

“Nanti kalau disini dibongkar, maka PKL sudah ada jalan keluar untuk tetap berusaha. Nanti kita selesaikan, gak usah disebutin apa yang akan dilakukan, yang penting untuk 15 pedagang Pemprov Jabar akan mengambil keputusan yang terbaik,” tandasnya.****(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *