Tuntas Sediakan Lahan, Pemkot Cimahi Nantikan Pembangunan Fisik Underpass Gatot Subroto

Bandung Raya39 Dilihat

Kota Cimahi – Rencana pembangunan underpass Gatot Subroto menunjukkan progres terbaru setelah penyediaan lahan oleh pemkot Cimahi selesai dilaksanakan.

Kini, Pemkot Cimahi menantikan dimulainya pembangunan fisik underpass Gatot Subroto yang sepenuhnya merupakan kewenangan Pemprov Jabar.

Kepala Dinas PUPR Kota Cimahi Wilman Sugiansyah mengatakan, pembangunan underpass Gatot Subroto dilakukan secara kolaboratif antara Pemkot Cimahi dan Pemrov Jabar.

Baca juga: Tingkatkan Kapasitas SDM Perparkiran, Dishub Kota Cimahi Lakukan Pembinaan Juru Parkir

Pemkot Cimahi menurut Wilman, bertugas menyediakan lahan (pembebasan) seluas 3.300 meter persegi mili TNI AD untuk pembangunan infrastruktur yang akan memisahkan antara jalan dengan perlintasan kereta api itu.

“Tadi kita melaksanakan rapat koordnasi dengan Mabesad (Markas Besar TNI Angkatan Darat), alhamdulillah pada prinsipnya pihak TNI menyetujui penggunaan lahannya untuk pembangunan underpass,” ungkap Wilman.

Dirinya mengaku bersyukur pihak TNI AD telah mengizinkan seluruh lahan miliknya untuk digunakan pembangunan infrastruktur di ruas jalan provinsi itu.

Baca juga: Siap-siap Mapay Jawa Barat, Semarak Karnaval Binokasih Mulai Digelar Akhir Pekan Ini

“Ini (lahan) semua milik TNI AD, baik Kodam III Siliwangi, Pussenarmed, Pusdikpegmilum, semuanya sepakat bersedia digunakan lahannya untuk pembanguanan underpass Gatot Subroto,” jelasnya.

Kendati tugasnya menyediakan lahan telah tunas, Pemkot Cimahi masih memiliki tugas lainnya, yakni mengembalikan bagian bangunan sejumlah gedung yang terdampak.

Semisal bagian pagar Gedung Sudirman dan Masjid ABRI yang akan tergerus akibat pelebaran underpass, menjadi tanggung jawab Pemkot Cimahi untuk membangunnya kembali usai pembangunan underpass selesai nanti.

Baca juga: Integritas Jadi Alasan KDM Pilih Susi Pujiastuti Duduki Jabatan Komisaris Utama Bank BJB

“Pagarnya mundur, nanti kita kembalikan lagi pagarnya. Karena terdampak lebar underpass ini yang kurang lebih ada frontiernya lima meter dan underpass-nya kurang lebih sembilan meteran,” pungkasnya.

Progres tersebut menunjukan bahwa tugas Pemkot Cimahi dalam pengadaan lahan sudah tuntas. Kini, semua pihak menanti dimulainya pembangunan fisik underpass.

Sementara itu, Kepala UPTD 3 Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat Muchtar Jalaludin mengatakan, progres pembangunan saat ini mulai memasuki persiapan lelang.

Baca juga: Pemprov Jabar Siap Tanggung Biaya Perawatan Korban Tabrakan Kereta Api

“Sampai saat ini perencanaan sudah selesai, mau masuk proses persiapan tender di Biro pengadaan Barang dan Jasa, antara 30-45 hari, semoga lancar,” kata Muchtar.

Soal target dimulainya pembangunan fisik underpass tersebut, Muchtar mengatakan hal itu dipengaruhi cepatnya proses lelang tender.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *