Kota Bandung – Masyarakat provinsi Jawa Barat akan segera menyaksikan sebuah karnaval yang sarat akan nilai-nilai budaya Snda dengan nama Karnaval Binokasih.
Kegiatan yang sebelumnya hanya digelar di Kabupaten Sumedang sebagai tradisi khas keraton Sumedang, oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dibuat menjadi agenda provinsi.
Bahkan muai awal Me 2026, karnaval Binokasih nantinya akan diselenggarakan secara road show, mapay (menyusuri) beberapa daerah di Jawa Barat.
Baca juga: Integritas Jadi Alasan KDM Pilih Susi Pujiastuti Duduki Jabatan Komisaris Utama Bank BJB
“Kita mulai tanggal 2 Mei di Sumedang. Tradisi dari Keraton Sumedang itu sekarang diintegrasikan dengan Pemprov supaya gaungnya lebih besar,” kata Dedi Mulyadi, Selasa (28/4/2026).
Sperti dijelaskan sebelumnya, karnaval yang dilaksanakan berupa roadshow itu akan dimulai dari Kabupaten Sumedang, dilanjtkan keesokan harinya di Kabupaten Ciamis yang terpusat di Kawali.
Di hari berikutnya, karnaval Binokasih akan digelar di Kampung Naga, Kabupaten Tasikmalaya. Kemudian rombongan akan menuju Cianjur.
Baca juga: Pemprov Jabar Siap Tanggung Biaya Perawatan Korban Tabrakan Kereta Api
Selanjutnya karnaval Binokasih diselenggarkan di Bogor, dengan rute karnaval dari situs Batutulis menuju Kebun Raya Bogor.
Daerah Depok juga menjadi titik awal hari berikutnya, sebelum melanjutkan karnaval di Kabupaten Karawang dengan tujuan rute ke Pesantren Syekh Quro.
Tujuan akhir dari road show lintas daerah adalah itu adalah Cirebon. Di sini, puncak karnaval akan digelar dari Bale Jayadewata menuju Kasepuhan.
Baca juga: Polres Cimahi-Serikat Buruh Lakukan Koordinasi Persiapan Perayaan May Day di Jakarta
Beberapa daerah tadi dipilih menjadi rangakaian rute karnaval Biokasih dengan titik-titik yang memiliki nilai dan makna sejarah tinggi.
“Maknanya satu, mengingatkan tentang sejarah Sunda, dari Kawali sampai terbentuknya Kasultanan Cirebon,” katanya.
Dengan melintasi beberapa daerah, acara tersebut diharapkan dapat membangkitkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan.
Baca juga: Lakukan Olahraga Bersama, Kodam III Siliwangi dan Polda Jabar Buktikan Soliditas Jelang May Day 2026
Pasalnya, daerah yang dilintasi karnaval Binokasih harus dalam kondisi bersih, sehingga akan mendapatkan perhatian pembangunan. Semisal renovasi keraton, atau penguatan terhadap sarana pendukung situs sejarah.
“Pokoknya nanti yang bersih bukan hanya Kota Bandung, seluruh wilayah Jawa Barat harus bersih,” tegasnya.
Ia mengatakan, Karnaval Binokasih akan menjadi agenda tahunan Pemprov Jabar.***(Heryana)































