PTDI dan Dua Anak Perusahaannya Bagikan Ratusan Paket Sembako untuk Anak Yatim

Bandung Raya779 Dilihat

Kota Bandung – Sebanyak 880 paket sembako disalurkan oleh PT Dirgantara Indonesia (PTDI) kepada masyarakat, anak yatim piatu, dan penyintas HIV AIDS di wilayah Pajajaran, Jumat (13/3/2026).

Penyaluran bantuan sembako dijelaskan Direktur Utama PTDI Gita Amperiawan merupakan kegiatan tanggug jawab sosial dan ligkungan (TJSL) PTDI dan dua anak perusahaannya, yakni PT NTP (Nusantara Turbin and Propulsi) dan PT INA (IPTN North America).

“Alhamdulillah hari ini kita bisa berkumpul di gedung Dharma Wanita ini dalam rangka melaksanakan hajatannya TJSL dari PTDI dengan dua anak perusahaan,” kata Gita dalam sambutannya.

Baca juga: Alami Pergeseran Kebiasaan, Tradisi Berkirim Parsel Perlahan Alami Penurunan

Ratusan paket sembako dari seluruh stafnya itu, kata Gita, berisi lima kilogram beras, satu kilogram gula, satu kilogram tepung terigu, dan 0,8 liter minyak goreng.

Selain dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, Gita berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi para penerimanya.

“Mudah-mudahan kegiatan ini semakin meningkat, baik dalam kuantitas maupun kualitas,” harapnya.

Baca juga: Sepekan Jelang Hari Raya, Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat di Cimahi Stabil

Gita mengungkapkan, kegiatan TJSL atau CSR merupakan hal rutin yang selalu dilakukan PTDI bersama PT NTP dan PT INA. Sebelumnya, ketiga perusahaan juga telah menyalurkan sembako bagi masyarakat terdampak bencana longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Dihadapan Camat Cicendo dan beberapa Lurah, Dirut PTDI itu juga menjelaskan anak perusahaan PT NTP yang bergerak pada persoalan engine (mesin).

Sedangkan PT INA yang berkedudukan di Amerika Serikat, merupakan anak perusahaan PTDI yang bergerak di bidang supply suku cadang (sparepart).

Baca juga: Gubernur Jawa Barat Kucurkan Rp6,9 Miliar Dana Kompensiasi Sopir Angkot yang Diliburkan

“Kami bertiga selalu berkontribusi untuk kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) nama kerennya, namun di BUMN kita menyebutnya TJSL,” jelasnya.***(BS)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *