Palawi Risorsis Tegaskan Pohon Tumbang di Kawasan Wisata Rahong Murni Faktor Alam

Bandung Raya793 Dilihat

Kabupaten Bandung – Peristiwa pohon tumbang yang terjai di kawasan wisata Rahong, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, pada Sabtu (28/3/2026) menyita perhatian publik.

Sejumlah pohon tinggi menimpa beberapa mobil di area parkir kawasan wisata Rahong sontak membuat wisatawan yang berlibur panik.

Atas kejadian tersebut, PT Perhutani Alam Wisata (Palawi) Risorsis sebagai pemilik lahan kawasan wisata Rahog pun angat suara terkait peristiwa tersebut.

Baca juga: Optimis Mampu Produksi Mandiri, Menteri ESDM Sebut Setop Terbitkan Izin Impor Solar

Melalui General Manager (GM) Area Bisnis Wisata Wilayah Barat Palawi Risorsis, Yuyu Rahayu, perusahaan BUMN itu menyebut peristiwa yang terjadi merupakan force majeure (keadaan memaksa).

Yuyu menjelaskan, persitiwa pohon tumbang diakibatkan cuaca ekstrem yang terjadi di sekitar lokasi Sora Cai, yang merupakan mitra dari Palawi Risorsis.

Sejumlah pohon tumbang menyusul terjadinya hujan deras yang disertai angin kencang serta petir pada sekira pukul 13.45 WIB.

Baca juga: Jumlah Kunjungan Wisatawan Meledak, Wali Kota Bandung Prediksi Capai Satu Juta

“Ini murni faktor alam. Intensitas hujan sangat tinggi, disertai angin kencang dan petir dalam waktu bersamaan. Kondisi seperti ini tidak bisa diprediksi secara pasti dan berada di luar kendali kami,” kata Yuyu dalam keterangannya, Minggu (29/3/2026).

Berdasarkan informasi yang didapatnya, Yuyu mengatakan, cuaca ekstrem saat itu terjadi di hampir seluruh wilayah Bandung Raya.

Ia juga memastikan bahwa selama pihak pengelola kawasan wisata Rahong selalu melakukan mitigasi sesuai standar pengamanan yang dimiliki, dengan tujuan meminimalisasi risiko bencana.

Baca juga: Kematian Dua Anak Harimau Tuai Sorotan Pengelolaan Kebun Binatang Bandung

“Kami memiliki prosedur standar pengamanan, termasuk pemantauan kondisi pohon dan lingkungan secara berkala.

Tak hanya itu, Yuyu menjelaskan juga pihaknya telah membentuk satgas yang secara khusus bertugas di lapangan untuk mengantisipasi berbagai potensi kebencanaan.

Bahkan kegiatan sosialiasi dan imbuan diakuinya selalu disampaikan kepada para pegunjung agar tetap waspada, terutama saat berada di kawasan wisata.

Baca juga: Dadang Supriatna Pertanyakan Aset Tanah Kabupaten di Kota Bandung

“Setiap hari petugas kami selalu mengingatkan pengunjung untuk berhati-hati, apalagi saat cuaca mulai berubah. Namun memang dalam kejadian ini, perubahan cuaca berlangsung sangat cepat,” tambahnya.

Ia menyebut, ada tiga pohon yang tumbang di lokasidan alan raya Pangalengan-Ciwidey yang salah satu diantaranya menimpa empat mobil pengunjung dan satu mobil operasional di area parkir Tapak Tiara.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun sopir mobil operasional Landy mengalami luka ringan dan telah ditangani dengan cepat.

Baca juga: Beri Honor Puluhan Guru Agama Kristen Jadikan Cimahi Kota Paling Toleransi se-Jabar

“Evakuasi korban menjadi prioritas utama, kemudian dilanjutkan dengan penanganan kendaraan dan pembersihan akses jalan,” ujarnya.

Dengan penananan yang cepat, Yuyu memastikan seluruh area telah kembali normal. Jalur perlintasan yang semula tertutup juga sudah bisa dilalui.

Namun, Yuyu juga membantah soal informasi yang menyebut adanya belasan mobil yang mengalami kerusakan akibat insiden tersebut.

Baca juga: Usai Tuai Kekecewaan Warganet, Pria Berjoget Kabarkan SPPG Miliknya Diberhentikan BGN

“Kami sangat menyayangkan adanya pemberitaan yang menyebut jumlah kendaraan rusak sampai belasan unit. Faktanya tidak demikian,” tegasnya.

Kerusakan serius, kata Yuyu, hanya menimpa satu unit mobil. Sementara mobil lainnya hanya tertimpa ranting kecil dengan kerusakan minor.

Ihwal keluhan pengunjung, pihaknya mengaku bersama kepolisian setempat memediasi antara pengunjung dengan pengelola kawasan wisata.

Baca juga: Hampir 100 Persen Kehadiran Pegawai Pemkot Cimahi Pascalibur Lebaran

Ia memastikan pengunjung tetap mendapatkan pelayanan terbaik. Sedangkann dari sisi pengelolaan kawasan wisata, Palawi Risorsis berjanji akan terus melakukan evaluasi serta peningkatan sistem mitigasi.***(BS)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *