Kemenag Agendakan Sidang Isbat, 117 Titik Se-Indonesia Jadi Lokasi Pengamatan Hilal

Nasional173 Dilihat

Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) kembali mengagendakan Sidang Isbat penentuan 1 Syawal 1447 Hijriyah pada Kamis (19/3/2026), bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H.

Sidang akan digelar di Auditorium HM. Rasjidi, Kantor Kemenag RI, jalan M.H Thamrin, Jakarta. Seperti biasa, Sidang isbat akan berlangsung setelah sebelumnya dilakukan pengamatan hilal (Rukyatul Hilal).

Menukil lama resmi Kemenag RI, jelang Sidang Isbat kali ini, terdapat 117 titik pengamatan hilal yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Pengamatan hilal dilakukan oleh Kanwil Kementerian Agama bersama Kantor Kemenag kabupaten/kota, Pengadilan Agama, organisasi kemasyarakatan Islam, serta instansi terkait di daerah.

Baca juga: Raih Kepercayaan Tinggi, Baznas Kabupaten Bandung Optimis Capai Target Pendapatan Rp18 Miliar

“Penetapan awal Syawal 1447 H akan menunggu laporan hasil rukyatulhilal dari seluruh daerah yang kemudian dibahas dalam sidang isbat,” jelas Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad, Senin (16/3/2026).

Sidang akan diawali dengan seminar pemaparan posisi hilal oleh tim hisab Rukyat Kemenang RI. kemudian dilanjutkan dengan sidang tertutup.

Di Aceh, pegamatan hilal dilakukan di lima titik, salah satunya di Tugu Nol Kilometer Indonesia, Sabang. Sedangkan di Sumatra Utara dilakukan hanya di Lantai Kantor GUbernur Sumut.

Baca juga: Mudik Lewat Tol? Perhatikan Penerapan Sistem One Way Hari Ini

Di Sumatra Barat, pengamatan dilakukan di 15 titik. Di Riau hanya di Rooftop Universitas Pahlawan, dan di Kepulauan Riau pengamatan dilakuan di tiga titik, salah satunya di Pantai Pelawan, Karimun.

Di Provinsi Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, dan Lampung hanya dilakkan di satu titik. Sementara di Bangka Belitung dilaksanakan di dua titik, yakni Pantai Tanjung Raya, dan Pantai Tanjung Tinggi.

Pangamatan hilal juga berlangsung di enam titik di Jakarta, salah satunya dilaksanakan di Monas. Di Jawa Barat dilaksanakan di tujuh titik, salah satunya Observatorium Albiruni Universitas Islam Bandung.

Baca juga: Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Jabar Dapat Diskon 10 Persen, Begini Caranya

Provinsi Banten memilih Pantai Anyer sebagai lokasi pengamatan hilal. Di Jawa Tengah dilakukan di 13 titik, diantaranya di Pantai Kartini, Jepara.

Jawa Timur menjadi provinsi dengan lokasi pengamatan hilal terbanyak, yakni 28 titik. DIY, Kalbar, Kalteng, Kaltim, Kalsel, Kalut, Sultra, Sulut, Gorontalo, NTB, dan NTT hanya di satu lokasi.

Berikutnya, di Sulsel pengamatan berlangsung di dua lokasi, Sulbar tiga lokasi, Maluku tujuh lokasi, Maluku Utara tiga lokasi, Papua Barat dua lokasi, dan Papua Satu Lokasi.

Baca juga: Rayakan Lebaran 2026, 70 Persen Warga Tinggalkan Kota Cimahi

Menurut Abu Rokhmad, sesuai hisab, pada hari ini ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia berada di atas ufuk dengan kisaran antara 0°54’27’’ hingga 3°7’52’’. Sudut elongasi hilal berkisar antara 4°32’40’’ hingga 6°06’11’’.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *