Kapolri Nilai Kebijakan KDM Larang Siswa Bawa Motor Bantu Tugas Polisi

Jawa Barat40 Dilihat

Kota Bandung – Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melarang siswa sekolah membawa sepeda motor menuai apresiasi dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Larangan siswa membawa motor oleh Gubernur Dedi Mulyadi menurut Sigit tak hanya sebagai sebuah kebjakan seorang kepala daerah, tetapi sekaligus membantu tugas kepolisian.

“Gubernur sudah ngasih contoh melarang anak-anak naik motor. Itu merupakan bagian beliau membantu kita,” Kata Sigit saat menghadiri safari Ramadan di Mapolad Jabar, Rabu (4/3/2026).

Baca juga: Jelang Idulfitri 1447 H KDM Berhentikan Operasional Angkot dan Siapkan Kompensasi

Apresiasi juga disampaikan Kapolri mulai dari penandatanganan surat perjanjian bermaterai oleh setiap siswa baru di sekolah untuk tidak membawa sepeda motor.

Ia menyebut kebijakan yang digulirkan KDM merupakan contoh yang baik dalam melarang siswa membawa motor ke sekolah, terutama mereka yang belum cukup usia.

KDM sebelumnya menjelaskan maksud dan tujuan dari larangan siswa bawa motor, menggunakan knalpot brong, hingga merokok dan mengkonsumsi minuman keras sebagai upaya pembentukkan karakter siswa.

Baca juga: Ini Alasan Pemkot Cimahi Batasi Jumlah Anggota Keluarga Ikut Mudik Gratis

“Surat pernyataan tersebut juga wajib ditandatangani oleh orang tua. Jika siswa terbukti melanggar poin-poin dalam surat tersebut, maka mereka harus siap meninggalkan sekolah,” tegasnya.

KDM menegaskan pndidikan karakter jauh lebih enting bagi anak-anak saat mengenyam pendidikan. Karena sejatinya pendidikan menurut mantan Bupati Purwakarta itu tak hanya soal akademik.

Kebijakan yang dikeluarkan pun disertai dengan bentuk sanksi yang akan diterim bagi pelajar yang melanggar perjanjian yang sudah ditandatangani oleh siswa dan orang tuanya.

Baca juga: Juara Program Bedah Rutilahu, Polresta Bandung Kian Semangat Bantu Masyarakat

“Bila ada siswa seperti ini, kami mencabut subsidi dan mereka harus keluar dari sekolahnya,” tegas KDM.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *