Wali Kota Cimahi Tegaskan Program Sibesti Hanya Bagi Warga Kurang Mampu

Bandung Raya48 Dilihat

Kota Cimahi – Program Siapkan Beras untuk Masyarakat Cimahi (Sibesti) kembali digulirkan Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Perdagangan Koperasi, dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi, Jumat (27/2/2026).

Program distribusi bahan kebutuhan pokok dengan harga murah tersebut tetap menyasar masyarakat kurang mampu di Kota Cimahi agar meringankan mereka dalam memperoleh beras dan minyak goreng dengan harga murah.

WaliKota Cimahi Ngatiyana saat membuka program tersebut mengingatkan, bahwa program Sibesti tidak untuk seluruh warga, melainkan hanya bagi masyarakat kurang mampu.

Baca juga: Kodiklatad dan Bank Mandiri Teken Kerja Sama Pelestarian Wilayah Cisanti Lewat Budi Daya Kopi

“Program Sibesti ini dikhususkan bagi masyarakat kurang mampu, sehingga dapat membantu mengurangi beban mereka,” ujarnya kepada awak media.

Meski tak terjadi kenaikan harga bahan pokok signfikan di Kota Cimahi, Ngatiyana memastikan Program Sibesti tetap tepat sasaran dan berharap dapat terus dilanjutkan untuk membantu perekonomian warganya.

“Untuk saat ini Sibesti hanya menyediakan minyak goreng dengan harga di bawah HET (Harga Eceran Tertinggi) dan beras saja, semoga kedepan ada tambahan bahan pokok lainnya,” ujarnya.

Baca juga: DBMPR Provinsi Jawa Barat Siap Kawal Pemudik dengan Puluhan Posko dan Unit Perbaikan Jalan

Kepala Disdagkoperin Kota Cimahi Hella Haerani menjelaskan, Sibesti merupakan program rutin yang berjalan serentak di seluruh Kelurahan se-Kota Cimahi.

Dalam pelaksanaannya, pihaknya bekerja sama dengan Bulog, terutama daam penyediaan beras. Jumlah yang disalurkan pihaknya sesuai dengan permintaan masyarakat.

“Jumlah beras yang disalurkan bergantung dari permintaan masyarakat di setiap kelurahan, Bulog menyediakan. Dan yang menentukan pun dari pihak wilayah, siapa yang berhak untuk mendapatkan Sibesti ini,” tegasnya.

Baca juga: Dorong Peningkatan Kapasitas SDM Pemprov Jabar, Herman Suryatman: Capaian Kinerja Bukan Autopilot

Melalui Sibesti, penerima manfaat bisa mendapatkan lima kilogram beras dan dua liter minyak goreng dengan harga yang lebih murah dari pasaran, yakni Rp86.400.

Seperti disampaikan Wali Kota, Hella berharap pada periode berikutnya dapat disediakan komoditas lainnya, tak hanya beras dan minyak goreng. Namun hal itu, kata Hella bergantung pada ketersediaan di pihak Bulog.

“Mudah-mudahan ada tambahan dengan terigu atau apa. Tergantung dari stok yang ada di bulog, tapi kalau beras masih rutin. Penerima manfaat jumlahnya sekitar 8.000 untuk 15 kelurahan.” pungkasnya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *