Puluhan Ribu Paket Cadangan Pangan Daerah Disalurkan Bupati Bandung Sasar Warga Rawan Pangan

Bandung Raya40 Dilihat

Kabupaten Bandung – Bupati Bandung Dadang Supriatna membagikan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) kepada warga Kabupaten Bandung, di sela-sela kegiatan Tarawih Keliling di Masjid Al-Fathu, Soreang, Jumat (20/2/2026).

Sebanyak 28.370 paket bantuan CPPD berisi lima kilogram beras dan satu botol minyak goreng didistribusikan Pemkab Bandung ke 47 desa di 13 kecamatan se-Kabupaten Bandung.

Bantuan CPPD disalurkan kepada warga Kabupaten Bandung di setiap desa yang terkategori rawan pangan, serta warga di wilayah yang merpakan kantung kemiskinan.

Baca juga: Cimahi Kejar Zero to TPA, Targetkan 2029 Seluruh Sampah Terkelola

Menurut Dadang Supriatna, paket bantuan CPPD disalurkan pihaknya menjadi bukti kehadiran pemerintah dalam menjaga warganya tetap sejahtera, serta memiliki akses yang cukup akan pemenuhan kebutuhan pangan.

“Sebanyak 28.370 keluarga penerima manfaat yang tersebar di 47 desa pada 13 kecamatan menerima bantuan berupa 5 kilogram beras dan 1 botol minyak goreng,” kata Dadang Supriatna.

Dijelaskannya, DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional) menjadi acuan pihaknya dalam menentukan warga penerima bantuan tersebut.

Baca juga: Pemprov Jabar Sediakan 3.040 Tiket Mudik Gratis, Begini Cara Daftarnya

Dalam penyalurannya, Pemkab Bandung memprioritaskan warga yang termasuk dalam desil 1, juga mereka yang belum mendapatkan bantuan sosial seperti PKH, BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), atau kartu sembako.

“Jika diakumulasikan, bantuan yang disalurkan mencapai 141.850 kilogram beras, serta 28.370 botol minyak goreng. Jumlah ini diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan dasar masyarakat,” harapnya.

Baca juga: Begini Hasil Autopsi Jenazah Remaja Diduga Korban Penganiayaan Ibu Sambung

Dari kegiatan tersebut, dirinya juga berharap agar bantuan yang disalurkan dapat efektif menjaga daya beli masyarakat penerima manfaat.

Program distribusi bantuan CPPD juga disebut Bupati sebagai salah satu langkah strategis Pemkab Bandung dalam pengendalian inflasi, menjaga stabilitas harga pangan, sekaligus sebagai upaya pencegahan stunting.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *