Jabar Corporate University Jadi Cara Pemprov Tingkatkan Kompetensi ASN

Jawa Barat151 Dilihat

Kota Cimahi – Lembaga Administrasi Negara memberikan penilaian kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Niai yang diberikan Lembaga Adminsitrasi Negara adalah 37,11 persen dari skala maksimal 40 persen. Itu berarti nilai kompetensi yang dicapai ASN Pemprov Jabar sangat tinggi.

Capaian tersebut menjadi motivasi bagi Pemprov Jabar untuk terus berupaya meningkatkan kompetensi ASN-nya. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan menggelar program berbasis sistem dengan nama Jabar Corporate University.

Baca juga: Cimahi Kejar Zero to TPA, Targetkan 2029 Seluruh Sampah Terkelola

Menurut Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Barat Ika Mardiah, sebanyak 31.000 ASN Pemprov Jabar telah mengikuti program tersebut sepanjang 2025.

Hasilnya, profesionalitas ASN Jabar dalam aspek kompetensi mencapai angka yang membanggakan sesuai penilaian dari Lembaga Admnistrasi Negara tadi.

Ika mengatakan, program Jabar Corporate University menjadi instrumen utama yang digunakan dalam upaya memperkuat kapasitas ASN Jabar.

Baca juga: Pemprov Jabar Sediakan 3.040 Tiket Mudik Gratis, Begini Cara Daftarnya

“Sepanjang 2025, lebih dari 31.000 ASN Pemprov Jabar mengikuti program peningkatan kompetensi berbasis sistem terpadu dalam Jabar Corporate University,” kata Ika di BPSDM Jabar, Kota Cimahi, Jumat (20/2/2026).

Dalam Musyawarah Rencana Pengembangan Kompetensi (Musrenbangkom) itu, Ika juga menyampaikan penilaian Lembaga Administrasi Negara terhadap program Jabar Corporate University dengan level advanced.

Sekretaris Daerah (sekda) Jabar Herman Suryatman menyambut baik program tersebut. Ia bahkan optimis dengan pembelajaran mandiri minimal 20 jam per tahun, maka ASN Jabar dapat melakukan inovasi.

Baca juga: Begini Hasil Autopsi Jenazah Remaja Diduga Korban Penganiayaan Ibu Sambung

Ia berujar bahwa seluruh target kesejahteraan masyarakat tak akan tercapai tanpa adanya SDM birokrasi yang unggul.

“ASN harus menjadi penggerak perubahan sekaligus teladan pelayanan bagi masyarakat,” tandas Herman.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *