Kota Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta seluruh aparat pemerintah dari tingkat kabupaten/kota hingga RT dan RW untuk dapat segera melakukan mitigasi bencana.
Secara teknis, para aparat pemerintah menurut Dedi Mulyadi, dapat melakukan mitigasi dengan meminta warga yang berada di lereng dan lokasi yang potensial terjadi tanah longsor untuk berpindah sementara.
“Kepada seluruh aparat pemerintah di tingkat RT, RW, Desa, Kecamatan, dan kabupaten, untuk bisa memitigasi, memprediksi berbagai kemungkinan bencana yang terjadi di lingkungannya dengan meminta warga yang berada di lereng-lereng dan berpotensi longsor, untuk sementara meninggalkan rumahnya dulu,” kata Dedi Mulyadi.
Baca juga: Bencana Hidrometeorologi Terpa Wilayah Bandung Raya Jumat Sore, Dari Longsor Hingga Banjir
Imbauan tersebut disampaikan KDM setelah mempertimbangkan kondisi cuaca dengan potensi curah hujan yang masih cukup tinggi akan terus mengguyur wilayah Jawa Barat, sehingga juga berpotensi menyebabkan tanah longsor.
Imbauan disampaikan disampaikan KDM melalui media sosial pribadinya pada Sabtu (24/1/2026) pagi, menyusul laporan adanya pasangan suami istri yang tewas tertimbun longsor di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Ucapan duka cita disampaikan Gubernur atas peristiwa bencana tanah longsor yang terjadi di Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. pada sabtu dini hari sekira pukul 04.00 WIB.
Baca juga: Amazing! Karst Citatah Bandung Barat Jadi Lokasi Syuting Film Lisa Blackpink
Dalam peristiwa tersebut, dilaporkan pasangan suami istri (pasutri) yang sedang tertidur kemudian meninggal dunia akibat tertimbun material longsoran.
“Saya menyampaikan duka yang cukup mendalam, semoga kedua warga tersebut diterima iman Islamnya, diampuni segala dosanya, dan diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditingalkannya diberikan ketawakalan,” ucapnya.
Dalam video tersebut, KDM juga menyampaikan kepastian korban meninggal dunia mendapatkan santunan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar masing-masing Rp25 juta.
Baca juga: Dukung Kelestarian Alam, TNI Angkatan Darat Tanam 500 Pohon di Jatigede
“Saya ucapkan terima kasih kepada semua jajaran yang terus bekerja memantau, membantu masyarakat yang mengalami musibah,” pungkasnya.***(Heryana)



























