Dinkes Jawa Barat Berikan Suntik Tetanus Seluruh Relawan Evakuasi Korban Longsor Cisarua

Jawa Barat21 Dilihat

Bandung Barat – Kesehatan para relawan yang bertugas melakukan evakuasi korban bencana tanah longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, mendapatkan perhatian dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.

Relawan dibekali suntik tetanus oleh Dinkes Jawa Barat sebagai langkah antisipasi gangguan kesehatan, ketika mereka bertugas melakukan proses pencarian dan evakuasi korban longsor Cisarua.

Lebih khusus Kepala Dinkes Jawa Barat dr Raden Vini Adiani Dewi mengatakan, suntik tetanus merupakan upaya pihaknya menjaga kesehatan relawan jika saat bertugas mengalami luka akibat benda tajam atau sejenisnya.

Baca juga: Polresta Bandung Salurkan 7 Ton Bantuan Bagi Korban Bencana Longsor Cisarua

“Kami menyiapkan anti tetanus ini banyak. Jadi jangan khawatir bagi relawan yang akan disuntik anti tetanus kita siap,” ucap Vini, Rabu (28/1/2026).

Selain suntik tetanus sebagai angkah antisipatif, pihaknya juga telah mengirimkan tim serta menyiapkan FKTRL (Fasilitas Kesehatan Tingkat Rujukan Lanjut). Fasilitas tersebut disediakan khusus untuk kasus kegawatdaruratan.

Beberapa rumah sakit yang menjadi rujukan, diantaranya RSUD Cibabat dan RS Dustira di Kota Cimahi, RSUD Lembang Bandung Barat, serta RSUD Welas Asih Baleendah.

Baca juga: Hari Kelima Pencarian Korban Bencana Longsor Cisarua: 53 Jenazah Berhasil Dievakuasi

“Kita juga monev (monitoring dan evaluasi) pelaksanaan posko kesehatan, hingga melakukan penyuluhan kepada pengungsi terkait kesehatan saat masa bencana,” ungkapnya.

Vini juga bilang, Dinkes Jabar turut membantu tim Disaster Victim Identification (DVI) dalam melaksanakan tugas mengidentifikasi korban yang telah dievakuasi dengan mempersiapkan perlengkapan, seperti peti mati dan freezer jenazah.

“Apa yang kami lakukan, diharapkan dapat membantu memperlancar dan mempercepat proses penanggulangan bencana,” ucapnya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *