Selain Mitigasi Bencana, KDM Datangi KPK Bahas Soal Ini

Jawa Barat449 Dilihat

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima kunjungan Gubernur Jawa Barat Dedi Muyadi bersama sejumlah petinggi Pemprov Jabar dan BUMN.

Dijelaskan Dedi Mulyadi, kedatangannya ke KPK membawa misi penguatan lingkungan sebagai upaya antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya berbagai bencana akibat berbagai alih fungsi.

“Kami menemui Pak Direktur (Bidang Pencegahan) untuk bersama-sama membahas penataan aset negara, milik BUMN yang sampai saat ini puluan ribu area lahan tidak bersertifikat, dan kami mendorong sertfikasi,” ungkap Dedi Mulyadi yang dikenal dengan sapaan KDM, Kamis (11/12/2025).

Baca juga: Geram, Wakil Gubernur Jabar Minta Polisi Tangkap Penghina Suku Sunda

Setidaknya terdapat tiga poin yang disampaikan dirinya alam pembahasan bersama KPK hari itu. Dimana yang berikutnya adalah soal kelengkapan administrasi dari aset milik negara, menyangkut izin lokasi hingga HGU yang vakum.

Poin ketiga kata KDM, adalah berkaitan dnegan upaya pengebalina fungsi sungai, hutan sawah, rawa ke fungsi yang sebenarnya, tidak dialihfungsikan pada hal lainnya, sehingga berdampak buruk pada lingkungan.

“Mengembalikan fungsi-fungsi hutan, perkebuan, sungai baik yang dikelola oleh BBWS, PJT, maupun PSDA untuk kembali sebagai fungsi sungai. Sehingga ada resiko arealnya dihuni dan dikuassai oleh orang lain,” kata KDM.

Baca juga: Soal Saran Perbaikan Sungai di Cipageran, Enang Sahri Pertanyakan Penggunaan BTT

Dalam pernyataannya kepada awak media, ia menegaskan rencana penertiban seperti yang telah dilakukannya di beberapa daerah di Jawa Barat dalam 10 bulan terakhir.

Sementara tujuannya mendatangi KPK dikaitkan dengan agenda penguatan lingkungan yang akan diusungnya itu adalah dalam rangka memperkuat koordinasi bersama komisi anti rasuah.

“Kita menjadikan KPK sebagai mitra untuk melakukan kordinasi dan membangun arah agar pembangunan sesuai undang-undang dan sesuai dengan koridor pembangunan berbasis ekologi,” tandasnya.

Baca juga: Anggota DPRD Cimahi Sentil Dinas Terkait Segera Lakukan Langkah Konkret Atasi Banjir Cipageran

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK Bahtiar Ujang Purnama menyatakan mendukung sepenuhnya upaya penguatan lingkungan sebagai mitigasi bencana di Jawa Barat.

“Prinsipnya KPK siap membantu Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mewujudkan Jawa Barat meningkatkan ketahanan lingkungan dan memitigasi lingkungan agar tidak terjadi bencana alam,” ucapnya.

Lebih lanjut Bahtiar mengatakan, terdapat sejumlah aset yang akan dikembalikan kepada fungsi aslinya oleh Pemprov Jawa Barat. Dalam prosesnya, KDM dan jajaran meminta KPK menguatkan upaya tersebut.

Baca juga: Tiba Pakistan, Prabowo Akan Bahas Penguatan Hubungan Diplomatik

“Pemprov Jawa Barat meminta KPK menguatkan langkah ini supaya bisa terealisasi. Jawa Barat ingin mengantisipasi jika terjadi perubahan iklim ataupun iklim ekstrem,” kata Bahtiar.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *