Wali Kota Cimahi Nyatakan Optimis Efisiensi Tak Ganggu Progam Pemerintah Kota

Uncategorized46 Dilihat

Kota Cimahi – Pengurangan dana transfer ke daerah (TKD)masaih menjadi pembahasan kepala daerah dalam beberapa kesempatan, termasuk Wali Kota Cimahi Ngatiyana.

Saat memberikan sambutan dalam acara Malam Anugerah kebudayan Kota Cimahi 2025, Ngatiyana menyinggung soal berkurangnya jatah TKD tahun 2026 mendatang yang nilainya mencapai Rp238 miliar.

Saat itu Ngatiyana menyampaikan harapannya agar kegiatan penganugerahan seni dan budaya Kota Ciamhi dapat diselenggarakan rutin setiap tahun. Demikian halnya dengan pembinaan dan kegiatan regenerasi meski tak lepas dari biaya.

Baca juga: Gegara Ini Purbaya Ancam Bekukan Ditjen Bea dan Cukai, 16.000 Pegawai Terancam Dirumahkan

“Walaupun kena efisiensi Rp238 miliar, tetapi budaya tetap harus jalan, karena kita tidak kendor dalam melestarikan budaya,” kata Ngatiyana.

Namun, saat memberikan keterangan kepada awak media, mantan prajurit TNI AD itu menegaskan bahwa adanya pemotongan sebagai dampak dari efisiensi anggaraan tak akan menghentikan pihaknya dalam melestarikan budaya.

Pasalnya, lanjut Ngatiyana, efisiensi bukan berarti pemotongan, melainkan mengefektifkan anggaran agar penggunaannya tepat sasaran dan mendahulukan skala prioritas.

Baca juga: Purbaya Beri Bea Cukai Waktu Setahun Perbaiki Kinerja, Ancam Pembekuan Menanti

“Efisiensi ini bukan pemotongan tetapi mengefektifkan anggaran yang kurang pas. Sehingga meski ada efisiensi, program-program Pemerintah Kota Cimahi tetap berjalan untuk kepentingan masyarakat,” tandasnya.

Ia mencontohkan, efisiensi anggaran dapat dilakukan dengan menghemat penggunaan listrik, air ATK, serta beberap keperluan lain yang dapat diminimalisasi.

Tak hanya itu, penerapan teknologi digital juga menjadi salah satu keuntungan pemerintah kota dalam menghemat perbelanjaan ATK.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *