KDM Jadikan Adik Affan Kurniawan Sebagai Anak Asuh dan Berikan Tempat Tinggal

Nasional37 Dilihat

Kota Bandung – Kematian Affan Kurniawan, driver ojol yang tewas terlindas kendaraan taktis Brimob di Bendungan Hilir, Jakarta, Kamis (28/8/2025) menyisakan duka yang mendalam bagi keluara yang ditinggalkan.

Meninggalnya Affan Kurniawan juga menyita perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan langsung turun tangan memberikan sejumlah bantuan bagi keluarga yang ditinggalkan almarhum.

Melalui sambungan telpon, Dedi Mulyadi berbincang langsung dengan ibunda Affan Kurniawan. Ia menyampaikan ucapan bela sungkawa atas meninggalnya drivel ojol yang dikenal menjadi tumpuan hidup keluarganya itu.

Baca juga: Presiden Prabowo Sebut Tindakan Aparat Tewaskan Affan Kurniawan Berlebihan: Usut Tuntas dan Transparan

“Saya kang Dedi Bu, menyampaikan bela sungkawa dan permohonan maaf karena tidak bisa menemui langsung karena saya di Jawa Barat,” ucap Dedi Mulyadi dalam viedo yang disebarkan melalui akun media sosialnya.

Dari perbincangan keduanya, diketahui jika mendiang Affan merupakan anakkedua daritiga bersaudara. Ibunya merupakan perempuan asal Lampung Tengah, sedangkan ayahnya berasal dari Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Saya dari Lampung Tengah, suami dari Bima. Dulu (Affan) putus sekolah dari SMP kelas dua kareana dulu saya tidak punya biaya,” ungkap ibunda almarhum.

Baca juga: Antar Pemakaman Driver Ojol, Anggota DPR Ini Serukan Perjuangan Payung Hukum

Anaknya yang baru berusia 21 tahun saat meninggal menurut ibunya memiliki satu adik yang saat ini masih duduk di bangku kelas dua SMP di Jakarta.

Diantara isak tangis ibunda Affan, Dedi Mulyadi mengatakan kesediaannya menjadikan adik Affan sebagai anak angkat, meski tetap tinggal bersama kedua orang tuanya.

Tak hanya itu, masih melalui sambungan telpon saat itu Gubernur yang biasa disapa KDM itu menjanjikan keluarga Affan menyediakan sebuah rumah sesuai dengan pilihan mereka.

Baca juga: Pemkot Cimahi Gencar Cegah Tindakan Korupsi dengan Tingkatkan Pengawasan KPK

“Ibu cari rumahnya, nanti hubungi saya dan kita bereskan rumahnya. Adiknya masih SMP kelas 2, Ibu mengijinkan kalau adiknya (Affan) menjadi anak asuh saya?,” tanya KDM.

Seluruh tawaran KDM direspon haru oleh Ibunda Affan, bahkan terdengar tangisnya meninggi di ujung sambungan telpon. Saat itu, ibunda Affan juga meminta agar penabrak anaknya diberikan hukuman berat.

“Saya meyakini bahwa jajaran kepolisian akan bersikap objektif dan akan memproses sesuai ketentuan yang berlaku dan hukumnya harus terbuka, harus dketahui semua orang,” tegas KDM.

Baca juga: Wali Kota Cimahi Resmi Lantik Maria Fitriani Jadi Sekda Definitif

Mantan Bupati Purwakarta itu pun menyampaikan harapan agar dikemudian hari tak ada peristiwa serupa yang menimpa siapapun di Indonesia.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *