Farhan Tanggapi TomTom Traffic Index yang Tempatkan Bandung Ranking Pertama Termacet di Indonesia

Bandung Raya1207 Dilihat

Kota Bandung – Isu Kota Bandung menduduki ranking pertama termacet di Indonesia versi TomTom Traffic Index sempat diungkap Gubernur Jakarta Pramono Anung saat meresmikan rute baru Trans Jabodetabek Kamis (3/7/2025).

Saat itu, Pramono Anung mengutip hasil survei TomTom Traffic Index yang menempatan Kota Bandung sebagai daerah termacet di Indonesia, menggantikan posisi yang sebelumnya diduduki Jakarta.

Namun, belakangan hasil survei TomTom Traffic Index itu mendapat tanggapan dari Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Ia mengaku baru kali ini mendengar TomTom Traffic Index.

Baca juga: Disetujui DPR, Kemenag Dapat Tambahan Anggaran Rp2,3 Triliun

“Kalau memang ini lembaga internasional, saya sangat ingin mengundang mereka ke Bandung untuk memaparkan hasil surveinya,” kata Farhan, Selasa (8/7/2025).

Tampak bernada positif, Farhan bahkan menyampaikan keinginannya melakukan kerja sama dengan lembaga survei tersebut. Terutama dari data yang disajikan TomTom dapat dijadikan acuan untuk penyelesaian kemacetan di Bandung.

Kemacetan juga diakui Farhan menjadi paling serius yang harus diselesaikan dengn sistem berbasis data. Untuk itu, Pemkot Bandung sampai saat ini kata Farhan, masih mencari informasi pengelola TomTom Traffic Index.

Baca juga: Bukan Dibongkar, Farhan Pilih Renovasi dan Rawat Teras Cihampelas

Sebelumnya, lembaga survei tersebut pernah merilis data terkait rata-rata waktu tempuh perjalanan dengan jarak 10 kilometer di Kota Bandung mencapai 33 menit.

Sementara Pemkot Bandung sendiri memiliki data yang menunjukkan kemacetan parah kerap terjadi pada jam tertentu secara rutin, seperti di ruas jalan Soekarno Hatta pada pagi dan sore hari.

“Ini menarik. Ada perilaku mobilitas warga Bandung yang khas,” ujar Farhan.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *