Sambut Jenazah Zulmi, Wali Kota Cimahi: Beliau Membawa Harum Bangsa Indonesia

Bandung Raya799 Dilihat

Kota Cimahi – Jenazah Kapten Infanteri Zuli Aditya Iskandar tiba di kediamannya di Kota Cimahi, setelah sebelumnya dilakukan penghormatan terakhir yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto di Jakarta.

Zulmi bersama dua prajurit TNI lainnya gugur dalam tugasnya melaksanakan misi perdamaian bersama pasukan UNIFIL (United Nation Interim Force in Lebanon).

Wali Kota Cimahi Ngatiyana yang melayat ke kediaman almarhum, menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya prajurit TNI yang merupakan warganya itu.

Baca juga: Seru! Ratusan Pecinta Motor Scooter Kumpul di Kota Cimahi Gelar Halalbihalal

“Hari ini saya melayat almarhum Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar yang telah gugur di daerah operasi Lebanon.

Bagi Ngatiyana, Zulmi merupakan prajurit terbaik milik bangsa Indonesia. Kematiannya dalam operasi perdamaian di Lebanon membawa harum nama bangsa.

“Beliau adalah pahlawan kusuma bangsa yang membawa harum nama bangsa Indonesia,” imbuhnya.

Baca juga: Bandung Bedas Expo 2026 Segera Hadir, Dekranasda Lakukan Persiapan

Zulmi menurut Wali Kota, telah berhasil menjadi seorang prajurit yang ikhlas lahir dan batinnya demi nama baik bangsa, negara, dan keluarganya.

Untuk itu, Ngatiyana mengantarkan doa terbaik bagi almarhum dan seluruh keluarga yang mencintai dan ditinggalkannya

“Kami turut berduka cita, semga almarhum diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala dosanya dan diterima iman Islamnya. Keluarga yang ditingakan semoga diberikan ketabahan dalam menghadapi kenyataan,” ucapnya.

Baca juga: Dinamika Parkir Elektronik Pasar Atas, Anggota DPRD Cimahi Soroti Pemberdayaan Warga Lokal

Almarhum Zulmi merupakan satu dari sekian ribu prajurit TNI yang dikirmkan dama operasi perdamaian di Lebanon sejak Indonesia bergabung dalam UNIFIL pada 2006.

Diketahui, setiap tahunnya Indonesia mengirimkan ribuan prajurit TNI dalam misi perdamaian dunia itu dengan nama Kontingen Garuda.

Banyaknya jumlah personel yang dilibatkan, membuat Indonesia tercatat sebagai salah satu kontributor pasukan terbesar UNIFIL.

Baca juga: Suasana Haru Warnai Pertemuan Ayah dan Anak Oleh Polsek Cipeundeuy

Selain untuk UNIFIL, Indonesia juga dicatat paling aktif mengirimkan prajurit TNI untuk memperkuat pasukan perdamaian PBB (Persatuan Bangsa-Bangsa) sejak 1957.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *