Beri Honor Puluhan Guru Agama Kristen Jadikan Cimahi Kota Paling Toleransi se-Jabar

Bandung Raya291 Dilihat

Kota Cimahi – Sebanyak 54 orang guru pendidikan Agama Kristen yang tergabung dalam Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menerima honor dari Pemerintah kota (Pemkot) Cimahi.

Pemberian honor bagi Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) merupakan bentuk perhatian Pemkot Cimahi terhadap relawan pendidikan keagamaan.

Dijelaskan Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira, peran relawan sangat penting dalam di tengah keterbatasan pendidikan keagamaan formal saat ini.

Baca juga: Usai Tuai Kekecewaan Warganet, Pria Berjoget Kabarkan SPPG Miliknya Diberhentikan BGN

“Ada hampir 500 anak beragama Kristen di Kota Cimahi. Kalau hanya mengandalkan pendidikan formal, pasti tidak akan pernah cukup. Seminggu sekali 30 menit,” kata Aditha usai menyerahkan honor Guru PAK GAMKI, di aula Gedung A Pemkot Cimahi, Jumat (27/3/2026).

Pemberian honor menurutnya marupakan bentuk perhatian dan apresiasi Pemkot Cimahi terhadap para relawan yang telah meluangkan waktunya memberikan pendidikan agama Kristen di tengah kesibukan atas profesi mereka.

Kontribusi yang diberikan para relawan, kata Adhitia, sangat penting dalam upaya membangun pemahaman nilai-nilai keagamanan bagi anak-anak beragama Kristen.

Baca juga: Hampir 100 Persen Kehadiran Pegawai Pemkot Cimahi Pascalibur Lebaran

“Pemerintah Kota Cimahi terus memperhatikan para guru-guru agama atau para volunteer khususnya di agama Kristen dan Katolik,” ungkapnya.

Dikatakan Wakil Wali Kota, setiap relawan menerima honor sebesar Rp200. Namun ia berjanji ke depan akan menambah nilai maupun bentuk kesejahteraan lainnya, seperti jaminan sosial dan keseharian para relawan.

“Kami tidak membeda-bedakan antara guru ngaji dengan para volunteer, sama. Semua kebagian,” tandasnya.

Baca juga: Kebakaran Hebat di Bandung, Tiga Toko Bangunan Dilahap Si Jago Merah

Ketua GAMKI Cimahi, Pranjani H. L. Radja, mengapresiasi kebijakan Pemkot Cimahi tersebut. Apa yang dilakukan Pemkot menurutnya telah membuka ruang keadilan bagi seluruh agama dan pemeluknya di Kota Cimahi.

“hanya Kota Cimahi dari 27 Kota/Kabupaten di Jawa Barat, hanya Kota Cimahi yang berani mengeluarkan kebijakan ini,” ujarnya.

Bahkan ia menyebut Pemkot Cimahi masih tetap mempertahankan komitmen yang telah dibangun sejak 2022 lalu, termasuk pemberian honor tersebut.

Baca juga: Sambut Hari Raya, Warga Jabar Semangat Bayar Pajak: Pendapatan Pemprov Tiga Kali Lipat

“Kami, GAMKI Kota Cimahi telah merundingkan dan menyepakati memberikan penghargaan kepada Kota Cimahi sebagai kota paling toleransi se-Jawa Barat,” tandasnya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *