Kabupaten Bandung – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengungkakan laju inflasi daerah Kabupaten Bandung saat ini berada di 3,01 persen. Angka tersebut menurutnya masih di bawah angka nasional.
Hal tersebut disampaikan Dadang Supriatna saat membuka Bazar Ramadan 1447 Hijriyah dan Operasi Pasar Murah (OPM) bersubsidi di Lapangan Upakarti, komplek Pemkab Bandung, Kamis (5/3/2026).
“Ini (capaian inflasi daerah) menunjukkan kerja nyata seluruh perangkat daerah dalam menjaga stabilitas harga,” kata Dadang Supriatna.
Baca juga: Kapolri Nilai Kebijakan KDM Larang Siswa Bawa Motor Bantu Tugas Polisi
Dua kegiatan yang diresmikannya tersebut menurut Bupati juga merupakan salah satu instrumen yang dapat optimal dalam mengendalikan inflasi daerah, terutama menjelang hari raya Idulfitri 1447 Hijriyah.
Sehingga dirinya juga meminta jajaran OPD terkait untuk sesering mungkin menggelar kegiatan serupa agar manfaat dan pengendalian inflasi bisa sesuai harapan.
“Kita juga harus mendukung daerah-daerah pertanian agar tidak terlalu terdampak gejolak harga, termasuk dampak situasi global,” ujarnya.
Baca juga: Jelang Idulfitri 1447 H KDM Berhentikan Operasional Angkot dan Siapkan Kompensasi
Dalam kesempatan itu, Dadang juga menyinggung soal daya beli masyarakat yang terbukti mempengaruhi indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Bandung.
Oleh karenanya, lanjut Dadang, pertumbuhan ekonomi di daerahnya itu harus selalu terjaga agar manfaatnya bisa dirasakan dalam bentuk kesejahteraan yang merata.
Bazar Ramadan akan berlangsung 5-8 Maret 2026. Terdapat 144 pelaku UM dan IKM Kabupaten Bandung yang menawarkan produk-produk unggulan mereka.
Baca juga: Ini Alasan Pemkot Cimahi Batasi Jumlah Anggota Keluarga Ikut Mudik Gratis
Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian abupaten Bandung Dicky Anugerah menuturkan, Bazar Ramadan bertujuan sebagai wahana promosi produk UMKM, sekaligus mempertahankan stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat.
“Kegiatan Bazaar Ramadan ini bertujuan meningkatkan peluang pasar serta penjualan produk IKM dan UKM, sekaligus menjaga stabilitas harga dan stok kebutuhan pokok menjelang Idulfitri 1447 Hijriah,” jelasnya.
Di lokaso bazar, masyarakat juga bisa mengakses sejumlah layanan publik Pemkab Bandung, seperti layanan kesehatan gratis, layanan Nomor Induk Berusaha (NIB) dari PTSP, layanan administrasi pemerintahan, dan layanan dari SKPD lainnya.***(Heryana)

























