The Voice Fest at Braga, Cara Penerbit Erlangga Siapkan Mahasiswa Jadi Pemimpin Masa Depan

Hiburan33 Dilihat

Kota Bandung – Erlangga Voice Fest at Braga yang ditunggu-tunggu akhirnya secara resmi dibuka, Sabtu (7/2/2026). Sebuah kompetisi yang mempertemukan mahasiswa dari 31 perguruan tinggi di seluruh Pulau Jawa.

Sabtu pagi, Erlangga Voice Fest at Braga dibuka dengan beberapa penampilan memukau dari pengisi acara, mulai dari modern dance hingga sajian musik apik Gradasi Acapella, menyemarakan gedung sarat sejarah De Majestic, Kota Bandung.

Asisten Managing Director Penerbit Erlangga, Hiko Erlina menuturkan, event yang menitikberatkan pada tiga kompetisi, yakni Choir competition, Speech Competition berbahasa Inggris dan Belanda itu bertujuan mempersiapkan mahasiswa menyongsong kehidupannya terjun di tengah masyarakat.

Baca juga: Program Rutilahu Polresta Bandung Beri Harapan Baru Keluarga Kurang Mampu

“Dua hari Ini sebenarnya kegiatan puncak The Voice Fest at Braga. Kegiatan ini sudah dimulai secara daring sejak Desember 2025 untuk penjaringan peserta,” ujar Hiko.

Dua hari di akhir pekan ini, lanjut Hiko, merupakan babak semifinal dan final untuk ketiga kompetisi tersebut. Peserta yang hadir berjumlah 550 orang dari 2.500 orang yang mengikuti penjaringan sejak Desember 2025.

“Hari ini kami mengadakan semifinal untuk ketiga kompetisi tadi dan besok akan diselenggarakan finalnya dengan 5 peserta English Competition, 5 Dutch Speech Competition, dan 10 Choir Competition,” jelasnya.

Baca juga: Masa Tanggap Darurat Berakhir Hari Ini, Operasi SAR Longsor Cisarua Dihentikan

Di babak final, Minggu (8/2/2026), Hoki memastikan event akan semakin semarak dengan festival seni di sepanjang jalan Braga, Kota Bandung. Selain di De Majestic, terdapat dua titik pusat hiburan lain, diantaranya di Culture Stage dan de’Braga Stage.

Tiga titik yang berada dijalan Braga pendek itu dipastikan akan menyajikan pertunjukan yang sangat entertaining seperti festival musik, musikalisasi puisi, aneka pameran, hingga live cooking performance.

Melalui The Voice Fest at Braga tersebut, Penerbit Erlangga mampu menyatukan semua unsur, termasuk pendidikan dan budaya menjadi sebuah pertunjukan spektakuler sarat nilai edukasi serta motvasi, terutama untuk mahasiswa dan generasi muda.

Baca juga: Sempat Menyerang Warga , Seekor Macan Tutul Berhasil Ditangkap di Permukiman

“Memang dengan kegiatan ini, Penerbit Erlangga bertujuan memotivas secara khusus mahasiswa untuk memulai jiwa kepemimpinan dan penanaman nilai-nilai karakter yang baik,” lanjutnya.

Mahasiswa, kata Hoki, merupakan fase mereka mempersiapkan diri terjun ke tengah masyarakat, karena mereka merupakan calon pemimpin. Maka penting bagi memiliki kompetensi yang sangat baik.

“Kegiatan seperti The Voice Fest at Braga ini sangat penting karena mampu menjadi wadah pengembangan talenta generasi muda, sekaligus memperkuat subsektor ekonomi kreatif, khususnya penerbitan, seni musik, dan seni pertunjukan,” kata Melinda Rizki, JF Adyatama Parekraf tingkat muda Provinsi Jawa Barat.

Baca juga: Targetkan Penjualan USD1,5 Juta di Inacraft 2026, Ketua Dekranasda: Luar Negeri Tertarik Produk Jabar 

Mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Nuzrul Irwan Irawan menjelaskan dampak positif dari event yang diselenggarakan Penerbit Erlangga.

Menurutnya, Penerbit Erlangga tahk hanya memiliki pengalaman sebagai penerbit dan penyokong terbesar dunia pendidikan di tanah air, tetapi juga mampu mendorong talenta generasi muda, kususnya mahasiswa untuk menghadapi tantangan masa depan mereka.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu disebutnya juga berdampak baik bagi kepariwisataan kota Bandung yang ditandai dengan peningkatan okupansi sejumlah hotel di Kota Kembang.

Baca juga: Ratusan Produk Kerajinan Berkualitas dari Jawa Barat Nongkrong di Inacraft 2026

“Dengan kegiatan ini juga bisa mencetak calon pemimpin di Kota Bandung. Terima kasih atas kegiatan ini, karena ini akan meningkatkan jumlah okupansi di Kota Bandung. Hotel dan kuliner juga akan meningkat,” ungkap Nuzrul.

Sementara itu, Rektor Universitas Kristen Maranatha Prof. Frans Umbudata menyampaikan apresiasi kepada Penerbit Erlangga, tak hanya soal penyelenggaraan The Voice Fest, melainkan atas eksistensinya selama ini.

Penerbit terbesar di Indonesia itu, kata Frans, telah mendukung dunia pendidikan di Indonesia dengan kegiatan penerbitan buku-buu berkualitas.

Baca juga: Empat Hari Pencarian, Wanita Hanyut di Sungai Cijagra Ditemukan di Kolong Jembatan BBS

“Lembaga penerbit memang punya kontribusi besar dalam memajukan peradaban dan kebudayaan bangsa. Maka apresiasi setinggi-tingginya kepada Erlangga tak hanya kegiatan ini saja, tetapi juga melakukan penerbitan buku dari pendidikan dasar hingga tinggi, kami akan terus dukung,” ujarnya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *