Ratusan Pelajar Ikuti Persami KKRI Lanud Sulaiman, IQ Tinggi Bisa Langsung Jadi Penerbang

Bandung Raya25 Dilihat

Kabupaten Bandung – Sebanyak 500 siswa setingkat SMA di Kabupaten Bandung mengikuti Persami (Perkemahan Sabtu Minggu) KKRI (Korps Kadet Republik Indonesia) di Lanud Sulaiman.

Kegiatan tersebut menjadi kesempatan berharga bagi para pelajar untuk meningatkan karakter mereka. Pasalnya, selama mengikuti Persami KKRI, para pelajar mendapatkan banyak ilmu dan pembinaan dari TNI Angkatan Udara (TNI AU).

Komandan Lanud (Danlanud) Sulaiman Marsma TNI Eko Sujatmiko, MM. menjelaskan, Persami KKRI merupakan kegiatan yang dilaksanakan sesuai arahan lagsung Presiden RI Prabowo Subianto kepada TNI.

Baca juga: Tutup Operasi SAR Longsor Cisarua, Tim Evakuasi 94 Kantong Jenazah, Puluhan Teridentifikasi

“Ini memang perintah dari Bapak Presiden langsung untuk KKRI yang saat ini sudah gelombang keempat di Lanud Sulaiman,” tutur Eko usai membuka PErsami KKRI, Sabtu (7/2/2026).

Bergesernya karakter generasi muda melaluiberbagai kegiatan negatif melatarbelakangi kegiatan tersebut. Eko mencontohkan banyaknya anak muda yang terlibat dalam aksi tawuran, padahal membahayakan mereka.

Kepada awak media, Eko mengungkapkan sebuah data yang menunjukkan bahwa 300 dari 1.000 anak muda terlbat dalam tawuran dan kerusuhan. Mirisnya, 90 persen dari mereka yang terlibat merupakan anak sekolah.

Baca juga: The Voice Fest at Braga, Cara Penerbit Erlangga Siapkan Mahasiswa Jadi Pemimpin Masa Depan

“Sehingga beliau (Presiden Prabowo) punya gagasan untuk ini,” tandasnya.

Sifat rata-rata anak muda dan kalangan pelajar yang sedang dalam fase mencari jati diri, menurut Eko menjadi kesempatan baik untuk mengarahkan mereka agar tidak terkontaminasi pengaruh buruk.

“Disini ada 18 materi ke pemimpinan wawasan kebangsaan, pancasila, disiplin, semua kita ajarkan. Paling tidak kegiatan ini membekali mereka dari pengaruh lingkungan yang saat ini sangat luar biasa, terutama media sosial,” jelas Eko.

Baca juga: Program Rutilahu Polresta Bandung Beri Harapan Baru Keluarga Kurang Mampu

Lebih dari itu, para peserta Persami KKRI juga dibekali wawasan kebangsaan, bela negara, serta kepemimpinan, dengan harapan agar mereka berdisiplin hingga mampu mengantisipasai desakan ligkungan untuk berbuat negatif.

“Saya sendiri akan mengisi materi kepemiminan berwawasan kebangsaan, bela negara, Pancasaila, dan wawasan nusantara. Saya cukup lama di Lemhanas, insyaAllah pendidikan yang cukup berkarakter bisa kita berikan untuk anak-anak,” ujarnya.

Ada satu cerita menarik yang disampaikan Danlanud Sulaiman dari kegiatan Persami KKRI, yakni adanya pelajar yang justru direkrut menjadi penerbang tanpa mengikuti pendidikan Akademi Militer (Akmil), namun berupa pembinaan lanjutan.

Baca juga: Masa Tanggap Darurat Berakhir Hari Ini, Operasi SAR Longsor Cisarua Dihentikan

Mereka yang berhasil adalah pelajar yang lolos mengikuti seleksi PSDP (Prajurt Sukarela Dinas Pendek), sehingga dapat langsung jadi penerbang tanpa harus mengikuti pendidikan Akmil.

“Itu sudah terjaring 65 personel yang punya kemampuan IQ diatas 120. PSikologinya itu sudah terdata dari 65 diseleksi, khusus untuk angkatan udara kita rekrut jadi penerbang,” jelasnya.

Dengan demikian, Eko memastikan setiap peserta Persami KKRI tak hanya memperoleh ilmu dalam dua hari itu saja, tetapi juga akan mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan.***(BS)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *