Peringati Hari Pers Nasional, Bupati Bandung: Tanpa Wartawan Belum Tentu Saya Jadi Bupati

Bandung Raya22 Dilihat

Kabupaten Bandung – Bupati Bandung Dadang Supriatna memandang wartawan/pers memiliki fungsi dan peran yang cukup sentral dalam proses pembangunan, terutama sebagai penyampai informasi dan edukasi kepada masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Dadang Supriatna saat menghadiri syukuran peringatan Hari Pers Nasional ke-80, yang berlangsung di kantor sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung, Soreang, Senin (9/2/2026).

“Peran pers sangat penting dalam pembangunan termasuk dalam mengedukasi dan menyampaikan informasi kepada masyarakat. Bahkan, tanpa wartawan belum tentu saya jadi Bupati,” ujar Dadang Supriatna.

Baca juga: Kota Cimahi Miliki Satgas Saber Pangan Siap Kendalikan Harga Komoditas Bahan Pokok

Ia berharap insan pers dapat terus meningkatkan kapasitas mereka dalam menghadapi cepatnya arus teknologi digital. Dalam pandangannya, perkembangan teknologi digital menjadi tantangan sekaligus peluang bagi dunia jurnalistik.

Ia menambahkan, jika hal itu tidak dilakukan oleh insan pers, maka akan tertinggal jauh serta berisiko ditinggalkan masyarakat dan pembacanya yang kian cerdas.

Dalam upaya peningkatan kapasitas wartawan yang dimaksudnya itu, Bupati berkomitmen memberikan dukungan, termasuk dalam bentuk pelatihan yang akan memacu insan pers berdaya saing di tengah maraknya kehadiran platform digital.

Baca juga: Solusi Cepat Pemprov Jabar Tanggung Biaya BPJS Kesehatan Warga Tercoret Kemensos RI

“Kami pemerintah daerah siap mengalokasikan anggaran untuk peningkatan kapasitas awak media atau insan pers di Kabupaten Bandung,” tambah Kang DS.

Dalam kesempaan itu, Bupati juga mengingatkan pers akan keberimbangan pemberitaan, sehingga dapat menjadi peerang dari maraknya hoaks (berita bohong) yang mudah dikonsumsi oleh masyarakat melalui platform media sosial.

Dalam suksesi pembangunan daerah yang terus dilakukan, pers dan media diharapkannya mampu berkolabrasi serta bersinergi. Karena diakui Dadang, pemerintah memerlukan masukan dalam merumuskan setiap kebijakan.

Baca juga: Penerbit Erlangga Tutup The Voice Fest at Braga dengan Festival Musik, Hadirkan Gilang Ramadhan

“Input (masukan) dari pers dapat menjadi rekomendasi kebijakan. Mari kita melakukan peran masing-masing dengan sebaik-baiknya untuk kemajuan bangsa dan negara,” ajaknya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *