Penerbit Erlangga Tutup The Voice Fest at Baraga dengan Festival Musik, Hadirkan Gilang Ramadhan

Hiburan17 Dilihat

Kota Bandung – The Voice Fest at Braga yang berlangsung selama dua hari, ditutup dengan festival musik yang digelar di dua titik lokasi acara di jalan Braga Kota Bandung, Minggu (8/2/2026).

Meski event di hari kedua itu bernuansa lebih entertaining, namun pesan pendidikan seperti seni dan budaya tak terlepas, sesuai dengan perusahaan penyelenggaranya, yakni Penerbit Erlangga.

Penampilan memukau drummer Indonesia Gilang Ramadhan misalnya, ia bersama rekannya membawakan beberapa lagu tradisional daerah dengan irama dan rhythm modern.

Baca juga: Potensi Longsor Ancam Keselamatan, Warga Desa Sukajaya Lembang Terpaksa Mengungsi

Dalam kesempatan itu, Gilang mengingatkan kembali akan kekayaan seni dan budaya Indonesa dari Sabang sampai Merauke dalam event The Voice Fest at Braga yang diselenggarakan Penerbit Erlangga itu.

Sebelum penampilan Gilang Ramadhan, di panggung yang berbeda juga digelar pertunjukan musik lainnya. Sedangkan pada sudut lain jalan Braga juga berlangsung kegiatan anak-anak muda pehobi skate boarding.

Antusiasme masyarakat semakin tinggi menjelang sore hari di jalan Braga, Kota Bandung, yang disemarakan dengan sajian pertunjukan musik, bakat, hingga deretan booth pameran.

Baca juga: Ratusan Pelajar Ikuti Persami KKRI Lanud Sulaiman, IQ Tinggi Bisa Jadi Penerbang

Penerbit Erlangga berhasil mengemas kompetisi yang diikuti mahasiswa dari 31 kampus se-Pulau Jawa dengan beragam kegiatan lainnya, termasuk festival musik.

Hari kedua merupakan babak final untuk tiga lomba yang digelar, yakni Choir Competition (lomba paduan suara), Egslish speech Comeptition (Pidato berbahasa Inggris), serta Netherlandse Spraakwedstrijd (Pidato berbahasa Belanda).

Salah satu juri lomba pidato bahasa Belanda Dr. Indra Ismail, S.S., M.A menyebut lomba yang digelar Peerbit Erlangga itu sangat menarik karena mampu menghimpun para penutur bahasa Belanda yang jumlahnya di Indonesia tidak banyak.

Baca juga: Tutup Operasi SAR Longsor Cisarua, Tim Evakuasi 94 Kantong Jenazah, Puluhan Teridentifikasi

“Acara ini justru menarik sekali karena bisa menghimpun penutur-penutur bahasa Belanda lainnya dari kalangan mahasiswa yang tidak hanya ada di Depok (UI),” kata Indira.

Ia menambahkan, selain jumlah penuturnya yang sedikit, program studi Belanda di Indonesia hanya baru ada di Universitas Indonesia (UI). Namun, kondisi tersebut tak membuat peminatnya surut.

“Peminatnya meningkat, contohnya dari keketatan Fakutas Ilmu Budaya, Prodi Belanda, pada 2025 dibanding tahun sebelumnya yang mendaftar itu hampir 1.000 mahasisawa, sementara yang keterima hanya 78,: ungkapnya.

Baca juga:The Voice Fest at Braga, Cara Penerbit Erlangga Siapkan Mahasiswa Jadi Pemimpin Masa Depan

Final tiga lomba dalam The Voice Fest at Braga akhirnya memasuki dtik-detik menegangkan ketika pembawa acara mulai mengumumkan para pemenang lomba di Gedung De Majestic. Berikut para pemenang grand final ketiga lomba tersebut:

English Speech Competition
– Juara I Habibie Fauzan H dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
– Juara II Aulia Nadia Azizah dari Institut Teknologi Sepulu Nopember (Surabaya)
– Juara III Francesco Sudibyo dari Universitas Bina Nusantara (Malang)
– Juara IV Harmadia Caltha Claresta dai Univesitas Negeri Semarang
– Juara V Devira Aulia dari Universitas Padjajaran (Sumedang)

Netherlandse Toespraakwedstrijd
– Juara I, Angela Merici Retna P dari UI (Depok)
– Juara II, Azka Siti Nur’azizah dari UI (Depok)
– Juara III, Dinda Syaraya Fitridai UI(Depok)
– Juara IV, Chiiara Prishtya Chatlina dar UI (Depok)
– Juara V, Made Arthadhita Kusuma D dari ITB (Bandung)

Choir Copetition
– Juara I, PSM Swara Wadhana dai Uiversitas Negeri Yogyakarta
– Juara II, PSM Gema Gita Bahana dai UIN Maulana Malik Ibrahim (Malang)
– JuaraIII, Partere Voice dari Universitas Pendidikan Indonesia.
***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *