Ini Menu MBG Diduga Sebabkan Puluhan Pelajar Cimahi Keracunan, Pemkot Lakukan Uji Laboratorium

Bandung Raya60 Dilihat

Kota Cimahi – Kasus keracunan massal diduga akibat konsumsi MBG membuat masyarakat Kota Cimahi kaget. Hingga Rabu (25/2/2026) pukul 22.00 WIB, tercatat sudah 24 pelajar dilarikan ke arimah sakit (RS).

Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira mengungkapkan, terdapat empat jenis makanan dari menu MBG yang diterima para korban keracunan massal pada pagi dan siang hati di sekolah masing-masing.

Keempat jenis makanan tersebut diantaranya onigiri (nasi kepal ala Jepang), telur rebus, kurma, dan susu murni. Untuk memastikan kandungan dalam makanan tersebut, Adithia menyebut telah mulai dilakukan  uji sampel. Makanan di laboratorium.

Baca juga: Dugaan Keracunan MBG Muncul di Cimahi, Belasan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit

“Yang sifatnya observasi atas  penyebab, itu dilakukan sesuai mekanisme, sampel makanan juga sedang diuji oleh laboratorium,” ungkap Adhit.

Selain observasi yang dilakukan untuk mendapatkan kesimpulan dari peristiwa keracunan mas salam itu, Wakil Wali Kota menyebut Pemkot Cimahi telah membuka posko pengaduan di RSUD Cibabat.

Pasien baru akan langsung masuk ke RSUD Cibabat, namun Pemkot juga menyiapkan RS lain untuk dapat menampung pasien dengan keluhan keracunan jika jumlah pasien terus mengalami penambahan.

Baca juga: Putri Karlina Akui Gagal Pimpin Kabupaten Garut: Saya Sudah Bisa Mengevaluasi Sendiri

Hingga Rabu malam, tercatat ada 24 pelajar yang mendapatkan penanganan. Dari jumlah tersebut, 20 diantaranya ditangani di RSUD Cibabat, tiga ditangani di RS Mitra Kasih, dan satu siswa lainnya ditangani di RS Dustira.

Diakui Adhitia Yudisthira, pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah dipanggil pihaknya dan diberikan teguran. SPPG tersebut diketahui mendistribusikan makanan ke beberapa sekolah di Kecamatan Cimahi Tengah, diantaranya SMK PGRI dan SDN Cimahi Mandiri 4.

“Kami terus melakukan observasi untuk memberikan kesimpulan.  Kami Pemerintah Kota Cimahi juga membuka Posko di RSUD Cibabat. Namun sampai saat ini alhamdulillah terkendali,” ujarnya.

Baca juga: Hadiri Pelantikan Japnas, Wagub Erwan Setiawan Ingatkan Potensi Besar UMKM Jabar

Adhitia menyebut saat ini pihaknya fokus pada penanganan para korban untuk memastikan setiap pelajar yang memiliki keluhan yang sama dapat disembuhkan.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *