Bandung Barat – Adanya perbedaan data jumah antara nama yang tercantum dalam Daftar Pencaian (DP) dengan jumlah bodypack (Kantong jenazah) mewarnai hari ke-10 Operasi SAR bencana longsor Cisarua, Senin (2/2/2026).
Dalam DP terdapat 80 nama, namun hingga hari ke-10 operasi pencarian, Tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi 83 kantong jenazah. Dengan demikian terdapat selisih tiga kanton jenazah.
Kepala Kantor SAR dalam ketrangannya saat konfeensi pers mengatakan, perbedaan tersebut terjadi karena adanya bagian tubuh satu identitas dalam lebih dari satu kantong jenazah.
Baca juga: Memilukan, Dua Balita Kakak Beradik Jadi Korban Longsor Pangalengan
“Ada bodypack yang melebihi dari satu namun memiliki identitas tunggal. Sehingga penemuan bodypack melebihi dari jumah Dafrtar Pencarian,” ungkap Ade.
Selain itu, Tim SAR Gabungan juga sempat menemukan dua korban dan telah teridentifikasi oleh Tim DVI Polda Jabar. Kedua korban bernama Kayla dan Ardiansyah diduga merupakan tamu saat peristiwa terjadi.
Tak hanya dua nama yang disebutkan, sebanyak 14 korban lainnya pun sudah berhasil teridentifikasi, namun juga tidak tercantum dalam DP.
Baca juga: Jadwal Pertandigan Persib Sepanjang Februari 2026 dari Super League Hingga ACL Two
Di hari ke-1o Operasi SAR, tim berhasil mengevakuasi sebanyak 7 kantung jenazah dari tiga worksite, yakni 1 kantung jenazah dari worksite A2, 1 dari orksite A3, serta 5 dari worksite B2
“Temuan ini menunjukkan bahwa strategi pencarian diterapkan masih efektif dan seluruh worksite berhasil memberikan hasil positif,” ujarnya.
Dengan tambahan 7 kantung jenazah tersebut, hingga Senin sore total yang berhasil dievakuasi sebanyak 83 kantung jenazah. Jumlah tersebut jelas melebihi jumlah nama dalam DP.
Baca juga: Perluas Area Pencarian Korban Longsor Cisarua, Tim SAR Gabungan Temukan Empat Kantong Jenazah
Sementara tim DVI Polda Jabar telah berhasil mengdentifikasi 63 kantung jenazah, dengan rincian 61 teridentifikasi, sementara terhadap 20 kantung jenazah lainnya masih dilakukan proses identifikasi lanjutan.
“Dari 61 yang sudah teridentifikasi, 45 korban sesui dengan daftar pencarian. Hingga saat ini masih terdapat 35 korban yang belum dapat dipastikan identitasnya,” jelas Ade.
Berbagai pihak yang terlibat dalam Operasi SAR kata Ade, sepakat untuk melanjutkan proses pecarian dan evakuasi hingga selesai masa tanggap darurat.
Baca juga: Satu Lagi, Dion Markx Siap Perkokoh Lini Pertahanan Persib
Terkait data korban dan DP, Ade menyebut hal itu tak lagi menjadi data mutlak. Kepala Kantor SAR Bandung itu bilang, DP justru akan dijadikan data pembanding dalam kegiatan tersebut.***(Heryana)

























