Dua Nama Tokoh Sejarah Resmi Gantikan Nama Ruas Jalan di Kota Cimahi

Bandung Raya95 Dilihat

Kota Cimahi – Perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi terhadap para tokoh sejarah kota tersebut dibuktikan dengan mengabadaikan namanya menjadi nama jalan.

Ada dua jalan yang berganti nama dengan nama tokoh sejarah tersebut yang diresmikan Wali Kota Cimahi Ngatiyana pada yang didampingi Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira, Rabu (18/2/2026).

Ruas jalan Jati Serut yang menghubungkan bundaran Cihanjuang dengan jalan Pesantren diganti menjadi jalan Soedarna Tresna Manggala. Sedangkan jalan Aruman yang membentang dari jalan Pesantren hingga jalan Budhi menjadi jalan Dann Sugandha.

Baca juga: Ketika Polisi dan Insan Pers Kumpul dalam Acara Munggahan Polresta Bandung

Pemilihan nama-nama tersebut diabadaikan menjadi nama jalan menurut Wali Kota Ngatiyana merupakan bentuk penghormatan dan pengingat jasa yang teah dipersembahkan untuk Cimahi.

“Ini semuanya melalui mekanisme dan prosedur yang panjang, sehingga diharapkan jalan ini benar-benar bermanfaat. Mengingat para tokoh pendahulu yang merupakan tokoh Cimahi sebagai wakil gubernur,” ungkap Ngatiyana.

Kedua nama yang dipilih, kata Ngatiyana, memiliki jasa yang sangat besar bagi Kota Cimahi bahkan sejak jauh sebelum Cimahi menjadi kota otonom pada 2001 silam.

Baca juga: Lewat Sidang Isbat Pemerintah Resmi Tetapkan Awal Ramadan 1447 Hijriyah Jatuh Hari Kamis

“Kita memilih nama itu melalui mekanisme, prosedur, dan kajian yang kita lakukan selama delapan bulan hingga muncul tokoh ini. Beliau (Soedarna) salah satu mantan Wali Kotip Cimahi sebelum menjadi kota otomnom dan beliau juga menjadi Wakil Gubernur Jawa Barat,” jelasnya.

Sesuai rencana Pemkot Cimahi yang akan menambahkan aksara Sunda dalam setiap papan nama jalan, hal tersebut juga direalisasikan dalam papan nama jalan yang baru diresmikan Wali Kota.

Ngatiyana menegaskan, aksara Sunda disertakan dalam nama jalan dengan tujuan melestarikan budaya Sunda yang kini sudah sangat sedikit yang mempelajarinya.

Baca juga: Jadi Runner up Juara Umum Taekwondo ITN Open IX,  TBI Team Konsisten Cetak Prestasi

“Ke depan insayaAllah kita telusuri lagi nama tokoh-tokoh yang akan kita jadikan nama jalan,” ujarnya.

Pengabadian nama tokoh menjadi nama jalan mendapatkan apresiasi dari salah satu sesepuh dan tokoh budaya Kota Cimahi yang akrab disapa Abah Alam. Menurutnya, kebijakan Wali Kota menamai jalan dengan nama tokoh sudah sangat tepat.

Diapresiasi Sahabat dan Keluarga Besar 

“Kalintang saena, mengapresiasi, keur mah eukeur Pak Soedarna teh sobat kapungkur, katambih anjeuna mulai dari Kotip Cimahi, Purwakarta, dugi ka Wagub”.

Baca juga: Survei Indikator Politik Indonesia Ungkap Warga Jabar Nyatakan Puas Atas Kinerja KDM

“Betapa baiknya, mengapresaisi, terlebih Pak Soedarna merupakan sahabat saya dahulu, terlebiih lagi beliau mulai dari Kotip Cimahi, Purwakarta, hingga menjadi Wagub,” kata Abah .

Menurut Abah Alam, Wali Kota Ngatiyana telah memberikan apesiasi tinggi kepada mendiang sahabatnya itu. Ia berharap keturunan Sudarna dapat terus mengembangkan prestasi dan karya-karya mereka untuk Kota Cimahi.

“Sosok beliau itu sangat toleransi terhadap budaya, terhadap pembangunan kota, banyak aspirasi yang bisa digambarkan yang ada, seperti penertiban di Kota Cimahi itu salah satu contohnya,” ungkap Abah Alam.

Baca juga: Genap Setahun, 51 Persen Rakyat Jawa Barat Nilai Baik Pemerintahan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan

Salah satu cucu Almarhum Soedarna bernama Nabil, juga turut mengapresiasi Pemkot Cimahi yang menamakan jalan dengan nama kakeknya. Ia juga mengaku turut bangga dengan kebijakan wali kota tersebut.

“Bangga sebagai cucu Aki Soedarna. Terima kasih kepada Pak Wali Kota, Wakil Wali Kota dan seluruh jajarannya yang telah mengabadikan nama kakek kami menjadi nama jalan,” kata Nabil.

Pemberian nama jalan menggunakan nama mendiang kakeknya itu diakui sebagai motivasi untuk dirinya dan keluarga besar dalam menjaga nama baik almarhum.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *