Kabupaten Aceh Tamiang – Anak-anak di Kabupaten Aceh Tamiang sudah memulai kegiatan belajar mengajar semester genap hari ini, Senin (5/1/2026). Salah satu pemandangan kegiatan sekolah terlihat di SDN 1 Karang Baru, jalan Medan-Banda Aceh.
Sejumlah siswa tampak bergembira mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di hari pertama masuk sekolah usai kegiatan mereka terhenti lebih dari satu bulan sejak terjadinya bencana Sumatra pada akhir November 2025 lalu.
“Alhamdulillah Kalau melihat wajah anak-anak bervariasi, ada yang sumringah, ada yang gembira, siang ini saya lihat semuanya bahagia,” ungkap Neti Surya, Kepala SDN 1 Karang Baru.
Baca juga: Update Bencana Sumatra, BNPB :1.177 Orang Meninggal Dunia
Keterbatasan situasi dan kondisi sekolah sepertinya tak mampu membendung rasa rindu mereka akan sekolah dan teman-teman sesama yang selama ini berhenti bersenda gurau dan belajar bersama.
Maka, di hari pertama mereka sekolah itu, Neti pun mengawalinya dengan kegiatan ringan serta membiarkan mereka melepas rasa rindu anak-anak untuk saling berbagi kisah.
“Di awal tadi pagi kita kumpulkan dulu anak-anak di lapangan. Programnya hari ini kami biarkan anak-anak bercerita dengan sesamanya, sharing dengan guru, dan makan bersama,” jelasnya.
Baca juga: Dinilai Hanya Bebani APBD, KDM Pertimbangkan Setop Biayai Operasional BIJB Kertajati
Yang menarik perhatian dari pemandangan tawa riang adaah kondisi sekolah yang memerlukan perbaikan di sejumlah bagian. Pada bagian depan gedung sekolah misalnya, masih terlihat lumpur sisa banjir yang teronggok di atas trotoar.
Keterbatasan kondisi pasca bencana juga membuat anak-anak tak mengenakan seragam sekolah sebagaimana biasanya. Mereka juga belum terlihat membawa alat tulis yang biasanya terkemas dalam tas mereka.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdaskmen) Abdul Mu’ti tampak hadir di hari pertama masuk sekolah semester genap. Kehadirannya untuk menjadi pemimpin upacara pengibaran bendera di SMAN 4 Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang.
Dalam amanatnay, Abdul Mu’ti menyampaikan komitmen pemerintah melalui kementerian yang dipimpinnya itu untuk terus mempercepat pembangunan sarana dan prasarana pendidikan sebagai bagian dari pemulihan pasca bencana Sumatra.***(Heryana)

























