Hari Keenam Pencarian Korban Longsor Cisarua, 41 Kantung Jenazah Teridentifikasi

Jawa Barat67 Dilihat

Bandung Barat – Pencarian korban bencana longsor Cisarua hingga hari keenam kembali membuahkan hasil. Hingga Kamis (29/1/2026) pukul 16.30 WIB, Tim Sar Gabungan menemukan dua korban meninggal dunia.

Dengan demikian, total 41 jenazah korban longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, telah teridentifikasi hingga Kamis sore.

Dikatakan Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian, dua kantong jenazah yang ditemukan hari itu telah diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar, untuk dilakkan proses identifikasi.

Baca juga: Dankodiklatad Hadiri Upacara Praspa, 260 Perwira Dilantik Oleh Panglima TNI

Ditengah cuaca yang labil, operasi SAR kata Ade, harus disesuaikan dengan kondisi cuaca. Sementara stabilitas lereng juga menjadi perhatian ekstra seluruh petugas agar berhati-hati dan bekerja secara terukur.

Jika situasi sudah demikian, pihaknya akan menghentikan pencarian tatkala hujan mulai mengguyur kawasan bencana, selain licin dan berlumpur, hujan juga mengakibatkan jarak pandang terbatas.

“Kami mohon doa agar seluruh tim SAR diberi perlindungan dalam menjalani tugas kemanusiaan ini,” kata Ade Dian di Desa Pasirlangu, Kamis (29/1/2026).

Baca juga: Dukung Evakuasi Korban Longsor Cisarua, BMKG Pastikan Modifikasi Cuaca Dilakukan Setiap Hari

Namun, kondisi penuh tantangan nyatanya tak menyurutkan semangat seluruh personel untuk tetap menjalankan tugasnya. Bahkan tim mendapatkan energi tambahan setelah hadir 14 personel Basarnas Lampung.

Tak hanya itu, Ade juga mengungapkan bahwa pihaknya selalu mendapatkan dukungan dan energi tambahan dari relawan yang terus berdatangan untuk membantu proses pencarian korban.

Pencarian akan tetap dilakuakan terhadap sekira 25 orang yang dikabarkan masih belum berhasil ditemukan. Selain tenaga manusia, sebanyak 17 alat berat pun dioperasikan di lokasi bencana.

Baca juga: Dinkes Jawa Barat Berikan Suntik Tetanus Seluruh Relawan Evakuasi Korban Longsor Cisarua

Tak hanya pembaruan laporan setiap sore, pihaknya juga secara rutin melakukan evaluasi proses pencarian korban, untuk menentukan langkah terbaik yang akan dilakukan di hari berikutnya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *