Bupati Bandung Minta Dinas Pertanian Hapus Program Tak Sesuai Upaya Swasembada Pangan Nasional

Bandung Raya59 Dilihat

Kabupaten Bandung – Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta Dinas Pertanian Kabupaten Bandung untuk terus berupaya meningkatkan produksi pangan,terutama komoditas beras.

Arahannya tersebut disampaikan Dadang Supriatna sebagai tindak lanjut dari program swasembada yang saat ini tengah digenjot Presiden RI Prabowo Subianto.

“Impian Pak Presiden tiada lain adalah swasembada pangan dengan cara fokus terhadap produksi,” kata Dadang Supriatna dalam kunjunganya ke kantor Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Rabu (7/1/2026).

Baca juga: Begini Penjelasan KDM Soal Pemprov Jabar Setop Bantu Biaya Operasional Masjid Raya Bandung

Ia mengutip pernyataan Prabowo soal target Indonesia dalam swasembada pangan, agar ke depan tidak lagi melakukan impor. Sebaliknya, Dadang bilang kedepannya Indonesia justru menargetkan bisa ekspor.

Hal tersebut menjadi dasar Kabupaten Bandung bersiap untuk mendorong peningkatan produksi pangan di daerah, melalui Dinsa Pertanian sebagai pengampu dan leading sector bidang tersebut.

Bupati berpesan agar terlebih dahulu melakukan inventarisasi, baik terhadap jumlah petani maupun luas lahan yang berpotensi digarap untuk produksi.

Baca juga: Orang Tua Bocah Meninggal Tersengat Listrik Penerangan Gang Sesalkan Kronologi yang Beredar

“Saya minta mapping berapa ribu hektare sawah. Saya akan menjawab apa yang dicita-citakan oleh Pak Presiden, bahwa Kabupaten Bandung bisa swasembada pangan,” tandasnya.

Selain itu, dirinya juga mengingatkan komponen pendukung peningkatan produktivitas pangan lainnya, yakni infrastruktur pertanian, yang saat ini anggarannya hanya di angka Rp1,2 miliar.

Namun keterbatasan anggaran menurutnya masih bisa diperjuangkan dengan meminta bantuan kepada Kementerian Pertanian serta Kementerian PU (Pekerjaan Umum).

Baca juga: Hadapi Dilema Berat, di Usia Hampir Seabad Hotel Tjimahi Kini Ikhlas Dilepas

“Tadi Pak Wamen (Wakil Menteri) juga bertanya apa yang dibutuhkan Kabupaten Bandung,” ungkapnya.

Selain peningkatan produktivitas, Dadang juga mengingatkan Dinas Pertanian melakukan evaluasi program, untuk memastikan hanya program yang dianggap relevan dengan Asta Cita Presiden Prabowo yang akan dilanjutkan.

Sementar itu, program yang dianggap sebatas seremonial semata, diminta Dadang untuk diganti dengan program yang dianggap memberi dampak dan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh petani dan peternak.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *