Begini Pernyataan Wali Kota Bandung Tanggapi Insiden di Kolam Renang Tirtalega

Bandung Raya39 Dilihat

Kota Bandung – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan angkat bicara terkait insiden korban meninggal dunia akibat tenggelam di kolam renang Tirtalega, Kota Bandung, pada Kamis (8/1/2026).

Meski penanganan telah dilakukan maksimal oleh para petugas kolam renang tirtalega dalam memberikan pertolongan, Farhan mengatakan tetap akan melakukan evaluasi UPTD Tegallega.

“Kami evaluasi UPTD Tegalega, walaupun langkah cepat dan upaya maksimal yang telah dilakukan petugas di lapangan,” ujarnya.

Baca juga: Curi Titel Juara Paruh Musim, Bojan Hodak: Persib Unggul Pertahanan

Ia juga mengatakan bahwa memperhatikan kondisi kesehatan sangat penting sebelum melakukan aktivitas berenang ataupun aktivitas lainnya dengan memanfaatkan fasilitas umum.

Ucapan belasungkawa juga disampaikan Wali Kota kepada keluarga korban yang bernama Dzulfikar. Pihaknya berjanji akan menguatkan standar fasilias umum sebagai pencegahan terulangnya kejadian serupa.

Dalam rilisnya, Pemkot Bandung membeberkan kronologi kejadian yang bermula ketika korban yang diketahui rutin berenang di Tirtalega, hari itu datang pukul 10.00 WIB.

Baca juga: Dadang Supriatna Usul Kembalikan Status Jalan Ke Pemkab: Agar Kami Fokus Selesaikan

Hingga pukul 12.00, korban melakukan aktivitas berenang secara normal. Namun diketahui sempat berbincang bersama petugas, dan disarankan oleh petugas untuk beristirahat.

Namun pada pukul 13.00 korban kembali melanjutkan aktivitas berenangnya. Tak berselang lama, muncul teriakan dari sejumlah pengunjung bahwa ada seseorang tenggelam.

Selang 5 menit dari kejadian, korban yang sebelumnya diselamatkan petugas kemudian dilarikan ke rumah sakit Bandung Kiwari yang jaraknya tidak jauh dari lokasi kejadian.

Baca juga: Resmikan Jembatan Cijeruk, Bupati Bandung: Meski Kewenangan BBWS Kita Melihat Kebutuhan Masyarakat

Meski penanganan dilakukan instalasi gawat darurat sangat cepat, sayangnya nyawa korban tak terselamatkan lagi dan dokter menyatakan Dzulfikar meninggal dunia.

Keterangan istri korban yang menyebutkan suaminya dalam kondisi badan yang kurang baik saat pergi ke kolam renang Tirtalega sesuai dengan sarang petugas di lapangan ketika menyarankan korban beristirahat.

Pihak UPTD Tegallega menyatakan bahwa keluarga korban menerima peristwa tersebut dengan ikhlas sebagai takdir Tuhan Yang Maha Esa.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *