Makin Dekat, Showroom Mobil Listrik Polytron Kini Hadir di Bandung

Otomotif205 Dilihat

Kota Bandung – Meningkatnya minat serta bergesernya perilaku masyarakat di Bandung dan sekitarnya menjadi lebih modern dalam berkendara, menghadirkan peluang tersendiri bagi industri mobil listrik seperti Polytron.

Menangkap situasi demikian, Polytron kini menghadirkan satu showroom kendaraan listrik di Bandung, tepatnya di jalan Soekarno-Hatta nomor 388, Kota Bandung.

Bagi Polytron, bermunculannya brand kendaraan listrik dianggap menjadi indikator tingginya minat masyarakat akan kendaraan ramah lingkungan itu. Terlebih Bandung dan sekitarnya yang dianggap sebagai pasar menjanjikan.

Baca juga: Usai Kabur ke Beberapa Kota, Penghina Sunda Resbob Ditangkap Polda Jabar

Terlebih jika merujuk data Dinas Perhubungan Jawa Barat, sejak 2022-2024, jumlah pengguna kendaraan listrik tumbuh mencapai 1.000 persen, yakni dari 3.133 unit pada 2022 menjadi 36.972 unit per Desember 2024.

Dalam acara Opening Polytron EV Showroom, Selasa (16/12/2025), Direktur Komersial Polytron, Tekno Wibowo mengatakan, semakin banyak brand tak menjadi masalah bagi Polytron yang sudah sangat familiar di tengah masyarakat.

“Salah satu yang perlu diingat, bahwa brand itu memegang peranan penting. Kita beli suatu barang kalau brand atau merknya belum terkenal juga jangan sampai ke belakang kita masalah juga dari sisi after sales service-nya,” kata Tekno.

Baca juga: Tak Hanya Bicara Brand Kendaraan, Pajero Sport Indonesia Perkuat Kekeluargaan

Di usianya yang telah mencapai 50 tahun, lanjut Tekno, Polytron sudah tidak diragukan lagi oleh konsumen. Didukung komitmen internal perusahaan dalam memproteksi merk.

Di samping itu, edukasi kepada masyarakat secara masif disebut Tekno merupakan salah satu strategi untuk dapat menjadi pemenang di tengah beratnya persaingan.

Sebagai produk yang terbilang baru, kendaraan listrik bagi sebagian besar masyarakat juga menjadi hal yang memerlukan pendalaman pengetahuan hingga akhirnya meyakinkan mereka untuk mengadopsi kendaraan ramah lingkungan itu.

Baca juga: Festival Sangkuriang Jadi Simbol Harmonisasi Puluhan Etnis di Cimahi

“Banyak masyarakat kita yang belum terbiasa dengan mobil listrik juga, jadi perlu edukasi. Kita berharap dengan konsumen berkunjung kesini, kita bisa memberikan edukasi yang paling betul mengenai mobil listrik,” jelasnya.

Strategi lain disebutkan Tekno adalah dengan menambah jumlah showroom. Hal ini juga penting dilakukan untuk menambah keyakinan masyarakat memilih kendaraan listrik produk Polytron.

Kendati demikian, perkembagan teknologi digital dan media sosial memberikan dukungan terhadap komunikasi antara konsumen dengan produsen (pihak showroom).

Baca juga: Situ Sengon, Kisah Lahan Eks Galian Bertransformasi Jadi Destinasi Nan Indah

“Tapi ga usah khawatir, karena hari ini sudah jamannya sosmed, kita juga berharap komiunikasinya bisa berjalan disana. Kalau masih kurang yakin, tinggal datang ke showroom-nya untuk mencoba,” imbuh Tekno.

Namun pada kesimpulannya, Tekno meyakini bahwa brand yang akan bertahan hanyalah yang mereka yang memiliki produk dan pelayanan yang bagus.

Polytron sendiri menurutnya optimis mendapat tempat di hati masyarakat Bandung dan Jawa Barat yang sudah mengenal brand ini sejak 50 tahun lalu melalui roduk sebelumnya, yakni home electronics.

Baca juga: Land Rover Club Bandung Gabungkan Petualangan dan Aksi Lingkungan dalam Liwet 5

“Pasti akan ada hukum alamnya, yang bisa bertahan di persaingan ini adalah yang benar-benar produknya bagus, service-nya juga bagus,” ujarnya.

Di Bandung, Polytron EV menghadirkan showroom dengan konsep 3S (Sales, Service, Sparepart). Satu tempat dengan beragam pelayanan yang bertujuan memudahkan konsumen dalam proses kepemilikan kendaraan listrik hingga test drive produk terbaru.

Dalam Opening Showroom diperkenalkan dua produk mobil listrik unggulan, yakni Polytron G3 dan G3+, serta sepeda otor Fox 200 dan 350.***(Heryana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *