Kabupaten Bandung – Volume kendaraan di wilayah Kabupaten Bandung terpantau mengalami peningkatan. Bahkan peningkatan terjadi setia hari sejak memasuki masa libur Natal 2025 dan tahun baru 2026 (libur Nataru).
Hasil pengamatan perkembangan lalu lintas di Kabupaten Bandung disampaikan Kapolsek Soreang, Polresta Banung Kompol Oeng Hoeruman, Satuu (27/12/2025).
Oeng yang juga sebagai Kepala Pos Pengamanan (Kapospam) Terpadu di jalan Al-Fathu , Soreang, mengatakan hingga hari ke-8 pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya pihaknya melakukan motoring pergerakan lalu lintas menuju Kabupaten Bandung.
Baca juga: Aceh Resmi Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Dua Pekan
“Ini hari Ke-8, hasil anev (analisis dan evaluasi) setiap hari terus terjadi peningkatan jumlah kendaraan, terutama ke temat-tempat wisata,” kata Oeng.
Pihakya juga menjamin pelayanan pengamanan bagi masyarakat dan wisatawan di masa libur Nataru ini semakin dekat dengan didirikannya sejumlah pos Pelayanan dan pengamanan di seluruh wilayah hukum Polresta Bandung.
Setiap pos dilengkapi berbagai fasilitas dan peralatan penunjang. Termasuk penerapan puluhan CCTV untuk memantau kondisi dan perkembangan mobilitas masyarakat selama libur Nataru kali ini.
Baca juga: TNI Tindak Tegas Massa Aksi di Aceh Kibarkan Bendera Bulan Bintang
“Kebetulan di Pos Al Fathu ini ada 30 titik CCTV untuk memonitor perkembangan arus lalu lintas,” jelasnya.
Bersama 35 petugas gabungan kepolisian serta unsur lainnya, Pospam Terpadu menurutnya dilengkapi puluhan kamera pemantau (CCTV) untuk mengetahui perkembangan lalu lintas di kawasan wisata sepeti Ciwidey dan Pangalengan.
Pos pelayanan dan pengamanan seperti di objek wisata Kawah Putih, Ciwidey, kata Oeng dibangun agar masyarakat dan wisatawan dapat ebih mudah dan lebih dekat mengakses pelayanan dan bantuan kepolisian.
Baca juga: Selain Diusulkan Gubernur, Alasan Pemkot Bandung Ini Perkuat Pembongkaran Teras Cihampelas
“Masyarakat juga tak perlu khawatir, kami sudah ploting petugas di sepanjang jalan, terutama yang ada spot-spot rawan kemacetan. Kalau ada apa-apa tinggal telepon 110 saja, pasti kami datang,” imbuhnya.***(BS)

























