Didesak Copot Jabatan Bupati Aceh Selatan, Sekjen Gerindra: Bukan Domainnya Partai

Nasional238 Dilihat

Jakarta – Keputusan DPP Partai Gerindra mencopot Bupati Aceh Selatan Mirwan MS menjadi preseden buruk sebuah kepemimpinan. Hal itu ditegaskan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Sugiono melalui keterangan persnya.

Menurut Sugiono, sikap Mirwan MS meninggalkan daerahnya yang dilanda bencana dahsyat merupakan hal yang bertentangan dengan sumpah janji partai Gerindra.

“Hal ini terang-terangan bertentangan dengan apa yang menjadi ikrar dan sumpah dari Partai Gerindra, yaitu menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” tegas Sugiono.

Baca juga: Wagub Erwan Sarankan Pengungsi Banjir Kabupaten Bandung Tetap di Pengungsian Sebelum Cuaca Normal

Hal itu menjadi alasan kuat Partai besutan Prabowo Subianto itu akhirnya dengan tegas mencopot Mirwan dari jabatannya sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Aceh Selatan.

Sebelumnya, nama Bupati Aceh Selatan Mirwan MS menarik perhatian publik setelah tersebarnya informasi Mirwan dan keluarganya berangkat melaksanakan ibadah umroh.

Di saat bersamaan, Kabupaten Aceh Selatan justru menjadi wilayah terdampak sangat parah dari bencana banjir di Aceh. Alih-alih membatalkan umrohnya, Mirwan justru melayangkan surat peryataan tak sanggup menangani status tanggap darurat di daerah yang dipimpinnya itu.

Baca juga: Tinjau Banjir Dayeuhkolot, Wagub Jabar Sayangkan Masih Ada Tumpukan Sampah di Sungai

“Saya kira ini merupakan bentuk kepemimpinan yang buruk, karena di tengah-tengah rakyatnya yang mengalami kesusahan, yang bersangkutan malah pergi meninggalkan tempatnya,”kata Sugiono.

Usai secara resmi mencopot Mirwan sebagai kader sekaligus Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan, Sugiono yang juga merupakan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI mengaku telah meminta Ketua DPD Partai Gerindra Aceh untuk menyiapkan penggantinya.

Sikap pengecut Mirwan tak hanya membuat publik geram, mereka bahkan mendesak agar ia diberhentikan dari jabatannya sebagai Bupati Aceh Selatan.

Baca juga: Lewati Penantian Panjang, Puluhan Pegawai Disdamkar Kabupaten Bandung Akhirnya Raih Status PPPK

Atas keinginan masyarakat tersebut, Sugiono mengatakan jika pencopotan atas jabatan Bupati bkan merupakan kewenangan partai berlambang kepal burung garuda itu.

“Pencopotan jabatan sebagai Bupati itu bukan domainnya partai, kecuali yang saat ini kita lakukan adalah melepaskan posisinya sebagai ketua partai di Aceh Selatan,” tegasnya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *