Kota Cimahi – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Cimahi sempat disinggung Anggota DPRD Kota Cimahi Enang Sahri saat meninjau lokasi penyebab banjir di RW 28, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Sabtu (6/12/2025).
Ia turun meninjau lokasi yang merupakan sebuah sungai di perbatasan antara Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB), setelah menerima laporan dan keluhan dari warga sekitar pada Jumat malam.
“Karena ada laporan tadi malam, RW 28 Puri Cipageran Indah itu banjir walapun hujannya tidak terlalu besar,” ungkap politisi Partai Nasdem itu.
Baca juga: Enang Sahri Soroti Kondisi Selokan Perbatasan Cimahi-KBB: Masyarakat Jadi Korban
Enang bilang, banjir yang terjadi di kawasan tersebut disebabkan kondisi sungai yang sudah sangat kritis dan memerlukan keseriusan pemangku kepentingan untuk segera melakukan perbaikan.
“Dalam hal ini DPKP, ambil tindakan, jangan berpikir bahwa itu Kabupaten Bandung Barat, toh dampakna ka urang, ke Cimahi bukan ke KBB,” tandasnya.
Berdasarkan pengamatannya di lapangan, sungai di perbatasan dua daerah itu sudah sangat memerlukan langkah konkret, yakni perbaikan, agar aliran airnya dapat kembali normal.
Baca juga: Tiba Pakistan, Prabowo Akan Bahas Penguatan Hubungan Diplomatik
Ditegaskannya, terdapat hal yang jauh lebih penting dibanding mempermasalahkan posisi sungai tersebut yang berada diantara dua daerah, yaitu solusi atas persoalan banjir yang dialami warga Cimahi.
“Namun tentu harus ada solusi, jangan sampai masyarakat jadi korban mengalami banjir dan kerusakan rumah. Ini harus ada penanganan secara khusus,” sambungnya.
Dinas terkait, lanjut Enang, dapat melakukan langkah perbaikan sungai dengan pertimbanan keselamatan dan kenyamanan warganya sendiri. Jangan sampai masalah dibiarkan hingga puluhan tahun tanpa solusi.***(Heryana)

























