Aceh Resmi Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Dua Pekan

Nasional288 Dilihat

Aceh – Gubernur Aceh Muzakir Manaf secara resmi menetapkan perpanjangan masa tanggap darurat bencana untuk 14 hari ke depan.

Penetapan status tanggap darurat bencana Aceh disampaikan Muzakir Manaf melalui sebuah video yang tersebar melalui media sosial sejak Jumat (26/12/2025).

“Saya sebagai Gubernur Aceh, dengan ini menetapkan perpanjangan kedua status tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh 2025 selama 14 hari ke depan,” kata Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem.

Baca juga: TNI Tindak Tegas Massa Aksi di Aceh Kibarkan Bendera Bulan Bintang

Dengan demikian, masa tanggap darurat kedua itu mulai diberlakukan sejak 26 Desember 2025 sampai 8 Januari 2026.

Diungkapkan Mualem, keputusannya menetapkan status tanggap darurat bencana diberlakukan setelah dirinya melakuan rapat koordinasi bersama seluruh kepala daerah terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh.

Selain rapat pada 23 Desember, keputusan juga didasarkan pada hasil kajian yang terungkap dalam rapat penanganan darurat bencana Aceh. Rapat tersebut dihadiri Menko PMK, Kemendagri, serta BNPB pada 25 Desember 2025.

Baca juga: Selain Diusulkan Gubernur, Alasan Pemkot Bandung Ini Perkuat Pembongkaran Teras Cihampelas

Selama berlaku masa tanggap darurat, pihaknya menginstruksikan jajaran SKPA (Satuan Kerja Perangkat Aceh) untuk melakukan percepatan distribusi logistik ke seluruh wilayah, termasuk yang terisolasi akibat bencana.

“Tangani, layani, lindungi, dan penuhi hak-hak dasar pengungsi sesuai standar HAM. Berikan layanan kesehatan terbaik untuk masyarakat terdampak bencana dengan memfungsikan seluruh rumah sakit dan puskesmas,” pinta Mualem.

Ia juga menginstruksikan jajarannya untuk segera mempersiapkan kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi anak-anak dengan menyediakan pakaian serta perlengkapan sekolah penunjang kegiatan KBM.

Baca juga: Pemprov Jabar Gelontorkan Dana untuk Dishub Kota Bandung Atasi Durasi Lampu Merah Terlama

Instruksi khusus ia sampaikan juga kepada seluruh SKPA untuk memaksimalkan fungsi mereka masing-masing sesuai bidangnya, gunamempercepat pemulihan berbagai sektor.

“Ambil poksinya masing-masing, seperti pertanian ambil jalur pertanian, bersihkan sawah, dan lainnya, begitu juga dengan SKPA lain,” pungkasnya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *